Saat ini Romy dan Salsa serta Aca yang berada dalam pangkuan ibunya berada dalam mobil menuju rumah setelah mengantarkan Nadila kebandara.
Sepasang suami istri itu nampak berada dalam obrolan hangat, menceritakan bagaimana kehidupan mereka masing-masing setelah berpisah dulu.
Sedangkan Aca yang posisinya dipangkuan Salsa dan menghadap kearah Salsa dan menyandarkan wajahnya disana, seperti koala. Romy yang fokus menyetir dan berbicara pada Salsa juga sesekali tertawa nampaknya tidak sadar jika sejak tadi ada sepasang mata polos yang terus melihat kearahnya.
Bahkan Salsapun tak sadar bahwa sejak tadi Aca masih terjaga, wanita itu pikir putrinya telah tidur sebab sejak tadi tak ada pergerakan.
"Beneran kakak nggak pernah pacaran selama empat tahun ini?" tanya Salsa
"Nggak sayang, mana bisa aku pacaran kalau hati dan fikiranku semuanya sudah di kuasai kamu" Terdengar gombal, namun itu faktanya. Romy benar-benar tak pernah tertarik pada wanita lain, bahkan ada beberapa yang mendekatinyapun dia tak pernah menggubris.
"Kalau kamu?"
Salsa menggeleng, empat tahunnya dipenuhi dengan mengurus Aca tanpa pernah tertarik pada pria manapun. Berpisah dengan Romy bahkan membuatnya merasa tak bisa lagi jatuh cinta.
Ternyata benar setelah empat tahun, dia jatuh cinta kembali tapi pada orang yang sama.
"Aku sibuk ngurus Aca kak, mana sempat aku pacaran atau dekat dengan cowok" jawab Salsa.
Nah mumpung nama Aca disebut, barulah mereka berdua menoleh pada sang buah hati setelah sebelumnya mereka sibuk dengan dunia romansanya.
Salsa mengelus punggung Aca, seolah memberitahu pada sang anak bahwa dia sangat bahagia mempunyai Aca selama ini. Berbeda dengan Romy yang langsung menatap Aca yang dia kira sedang tertidur pulas.
Hanya saja tebakannya salah, mata cantik milik putrinya itu masih terbuka dan menatap lekat kearahnya hingga membuat pandangan mereka bertemu.
Namun detik selanjutnya, Aca memejamkan mata seolah sedang tertidur, mengelabui Romy karena malu telah ketahuan memperhatikan pria itu.
Aktingnya sangat buruk, wajar dia masih anak kecil yang belum ahli dalam berpura-pura.
Melihat itu Romy tersenyum gemas, Aca dengan segala tingkahnya benar-benar membuat pelengkap di dalam rumah tangganya dengan Salsa.
Romy fokus kembali menyetir, dan Aca pun kembali membuka matanya dan melanjutkan aktifitasnya menatap Romy.
Lalu saat Romy menoleh pada Aca lagi, gadis kecil itu akan kembali menutup matanya dan yakin Romy akan mengiranya sedang tidur.
Berlangsung cukup lama, hingga ketiga nya sampai di depan Rumah.
"Aca bangun nak, kita sudah sampai" ujar Salsa yang masih mengira putrinya tidur dari tadi.
Karena kondisi mobil yang berhenti dan Aca yang masih malu pada Romy, akhirnya Aca melanjutkan kepura-puraannya untuk tidur.
"Oh aca tidur yah bu, sini ayah aja yang gendong masuk kedalam rumah" ujar Romy, mencoba menggoda sang putri kala Aca masih setia menutup matanya.
Tentu saja karena Aca masih malu, apalagi sampai digendong oleh Romy, maka dengan cepat dia membuka matanya lalu memamerkan pada Salsa bahwa dia sudah terjaga.
Aca tidak tau saja, semalam Romy yang menggendongnya bahkan sudah mengecup pipinya beberapa kali.
Romy tidak bisa menahan tawanya kali ini, ekspresi terkejut Aca akan direkam permanen di memori Romy, sangat lucu dan menggemaskan.
KAMU SEDANG MEMBACA
If it is You
Romance"Jika kamu hancur sebesar diriku Akankah kamu tahu? Semua rasa sakit yang memenuhi diriku Ke titik di mana hatiku akan meledak, Betapa aku menginginkanmu?" ~if it'S You
