Mereka sudah kembali dari rumah sakit beberapa hari yg lalu. Enam orang itu pemulihan di rumah. Sunoo hanya perlu memberikan mereka jatah, maka suaminya itu dengan ajaib langsung sembuh. Tidak perlu obat dokter, obatnya hanya satu ; jatah. Sunoo masih saja terperangah dengan intensitas percintaan mereka, stamina suaminya tidak berkurang sedikitpun meskipun tubuh mereka masih terlihat babak belur. Sepertinya bahkan patah tulang pun tidak akan menghentikan mereka untuk berbuat cabul.
Dan untuk hari ini, mereka sedang berada di mall untuk belanja bulanan. Sebenarnya bisa saja Sunoo menyuruh pelayan untuk belanja, tapi tidak untuk kali ini, karena malam ini mereka akan mengadakan makan malam di mansion mereka. Mengundang para orang tua. Jadi sunoo harus mempersiapkan yg terbaik, bahkan untuk makanannya sunoo juga akan memasaknya sendiri. Sunoo berdiri di depan rak-rak yg penuh dengan sayuran, tangannya dengan cekatan memilih bermacam-macam jenis sayuran terbaik. Sunoo memasukkan sayuran itu ke troli yg di dorong oleh suaminya. Selain sayuran, tentu saja Sunoo juga memilih daging kualitas terbaik. Ketika memilih daging, Sunoo menoleh sebentar untuk melihat Blue. Anaknya itu terlihat anteng di gendongan suaminya. Diam-diam sunoo tersenyum tipis, Enam orang itu juga sedari tadi patuh saja mengikutinya. Tidak protes sedikitpun.
Enam orang itu mengikuti saja kemanapun Sunoo melangkah. Istrinya terlihat cantik saat sedang serius memilih bahan-bahan untuk masakan. Pemandangan ini mengingatkan mereka pada awal-awal saat mereka mendekati Sunoo, modal mudus minta di buati bekal setiap hari ke sekolah, maka seminggu sekali mereka akan menemani sunoo untuk belanja bahan-bahan masakan. Rasanya seperti nostalgia. Dulu setiap menemani sunoo belanja bahan-bahan masakan seperti ini, mereka pasti berkhayal seperti pasangan suami istri yg tengah belanja bulanan. Berkhayal betapa menyenangkannya bisa pulang ke rumah yg sama dengan sunoo, betapa cantiknya sunoo dengan apron yg melekat di tubuhnya, bisa terus memakan masakan sunoo. Itu adalah khayalan mereka, bahkan saat mereka masih menggunakan saragam sekolah ketika sedang berbelanja menemani Sunoo.
Lalu masa-masa mereka berpacaran, itu adalah waktu dimana mereka rasanya begitu mabuk cinta. Sekolah menjadi tempat yg begitu menyenangkan, lebih tepatnya dimana saja asal ada sunoo disana. Sekarang mereka sudah menikah, dan rasa mabuk cinta itu tidak berkurang sedikitpun bahkan makin bertambah dari hari ke hari. Mata mereka hanya perlu menemukan sunoo, maka saat itu juga mereka akan jatuh cinta lagi. Pesona Sunoo yg membuat mereka jatuh berkali-kali.
"Kak, orang tua kalian ada alergi sesuatu gak?" Tanya sunoo pada suaminya
Itu adalah pertanyaan yg sama saat pertama kali sunoo berniat membuatkan mereka bekal. Sunoo selalu seperti itu, dia memperhatikan hal-hal yg mungkin luput dari perhatian orang lain. Jika itu orang lain, mungkin tidak akan terpikirkan untuk bertanya apakah orang tua mereka alergi sesuatu?, atau bahkan tidak akan mau repot-repot untuk memasak makan malam. Sunoo selalu seperti itu, dia perhatian dan detail pada semua hal. Jika mereka menikah dengan selain sunoo, hal-hal seperti ini tidak akan pernah terjadi. Lagipula sudah jelas, jika itu bukan sunoo, mereka berenam juga tidak akan pernah menikah.
"Mommy alergi tomat, terus Daddy alergi sama kacang-kacangan." Jake yg menjawab, sedangkan yg lain hanya menggeleng karena orang tua yg lain tidak memliki alergi terhadap makanan apapun.
Sunoo mengangguk. Dia memeriksa sekali lagi keranjang belanjaan mereka. Memastikan apakah ada yg kurang? Ternyata sudah lengkap semuanya. "Kayaknya udah semua deh, Kak. Kita bisa ke kasir sekarang."
Enam orang itu lagi-lagi hanya menurut. Jay dan Sunghoon segera mendorong troli belanjaan mereka menuju meja kasir.
"Blue gak rewel kan, Kak?" Sunoo memeriksa Blue yg ada di gendongan Heeseung
"Gak kok. Dia dari tadi anteng aja." Heeseung tersenyum meyakinkan istrinya.
"Habis ini kemana lagi?" Tanya Jungwon. Mereka berdiri agak jauh, sementara Jay dan Sunghoon tengah membayar belanjaan mereka di depan meja kasir.
KAMU SEDANG MEMBACA
Destiny || Kim.Sunoo
FanfictionSunooHarem Au!!!📌 Time traveler. Suatu keajaiban membawa sunoo kembali ke masa lalu demi mencegah kecelakaan itu. Sunoo seorang psikolog, kembali ke masa sekolahnya, saat dia masih kelas 2 SHS. Bertemu kembali dengan cinta pertamanya disana. Akanka...
