My Cute Boy (BxB) Eks Part

309 29 1
                                        

Di kamar utama Bian sedari tadi berusaha menenangkan tangisan putranya, hari ini Baby Gevan mendapatkan imunisasi, setelah pulang dari rumah sakit Gevano tidak berhenti menangis sampai sekaran dan itu berhasil membuat Bian khawatir.

Gerald masih belum pulang, lelaki dominan itu terpaksa meninggalkan istri dan putranya karena dia harus metting dengan kolega penting.

"Piii kit piii hikss" lirih Baby Gevano sedari tadi tidak berhenti menangis.

Usia baby Gevano sudah hampir menginjak 1 tahun, dia sudah bisa melafalkan beberapa kata.

Bian mengelus punggung sang putra yang masih berada digendongannya.

"Iya sayang, gapapa sayang nanti sakitnya hilang kok" Ucap Bian mengecup kening Gevano.

Sedari tadi dia sudah berusaha untuk tidak menumpahkan tangisnya, melihat Putranya yang sedari tadi tidak berhenti menangis membuat dirinya semakin khawatir, entah mengapa imunisasi kali ini berbeda dari yang sebelumnya, bulan bulan sebelumnya tidak separah ini.

tak berapa lama dering telfon dari hpnya terdengar, Terlihat nama suaminya disana.

"halo sayang" dari seberang

"Halo kak" jawab Bian sambil mengayun tubuh Gevan di gendongannya.

" kakak baru selesai meeting sayang ini baru sampai di kantor, kamu sudah makan belum, adek gimana?"

"Dyyyy Kitt Hikss" belum sempat Bian menjawab seakan tau kalau Bian sedang berbicara dengan Gerald baby Gevano lebih dulu menjawab pertanyaan Daddy-nya.


"iya nak sabar ya, sebentar lagi Daddy pulang okee nanti Daddy gendong yaa" Ucap Gerald dari seberang.

Bian sedari tadi sudah menahan tangisnya, perasaan bingung, panik dan khawatir yang sedari tadi dia tahan seakan sudah berada di ujung kesabaran

"Sayang?" Panggil Gerald dari seberang membuat air mata Bian meluruh.

"Pulang kak hiks, adek bingung adek panik hiks, baby dari tadi rewel merintih sakit adek gatau harus apa Hikss, kakak pulang sekarang" Ucap Bian akhirnya tangisnya meledak juga.

diseberang Gerald yang saat ini masih berada di kantor seketika panik mendengar tangisan sang istri.
"Iya sayang kakak pulang sekarang oke, tunggu kakak sebentar lagi kakak pulang, adek tunggu sebentar ya sayang" Ucap Gerald terdengar buru buru.

Benar saja tak berapa lama Gerald sudah sampai rumah, tujuan utamanya adalah kamar dimana Bian berada, disana terlihat Bian yang berdiri menggendong tubuh putranya yang masih merengek sakit.

"Sayang" Gerald mendekati keduanya.

Gerald mengecup kening Bian sekejap
"Sini biar kakak yang gendong baby, adek istirahat ya" Ucap Gerald mengambil alih Gevano.

Dia akan menidurkan Gevano terlebih dulu lalu nanti akan beralih ke istrinya.

Bukannya istirahat seperti yang Gerald katakan, Bian hanya berdiri menatap Gerald yang juga berusaha menenangkan putranya.

hampir satu jam Gerald menenangkan putranya akhirnya Baby Gevano terlelap, dengan hari hati Gerald meletakkan tubuh putranya di tempat tidur bayi yang ada di kamarnya.

"Cepat sembuh ya kesayangan Daddy" lirih Gerald pelan lalu mengecup kening putranya.

Gerald berbalik menatap istrinya yang juga tengah menatapnya, terlihat mata istrinya masih ada air mata, wajahnya memerah karena menangis, Gerald mendekat lalu membawa istrinya kedalam dekapannya.

"Adek bingung kakak, adek khawatir panik semuanya jadi satu Hikss, baby selalu bilang sakit adek gatau harus ngapain hiks" lirih Bian berada dipelukan Gerald.

" Iya sayang kakak tau, maafin kakak ya tadi kakak malah pergi, maafin baby juga karena sudah membuat adek panik, terimakasih sudah menjaga baby dengan baik hm" Lirih Gerald seraya mengelus punggung sang istri sesekali memberi kecupan di kening Bian.

Setelah merasa istrinya tenang, Gerald melepas dekapannya lalu memegang kedua sisi wajah Bian.

" adek nggak perlu khawatir lagi oke kakak disini, sekarang adek istirahat dulu kakak mau mandi dulu, nanti kakak temani adek istirahat" Ucap Gerald yang di angguki oleh Bian.

"Mau adek siapkan airnya tidak?" Tanya Bian.

"Ngga usah sayang, kakak bisa sendiri, kalau Kaka belum keluar baby bangun, adek panggil kakak ya" Ucap Gerald kembali di angguki sama Bian

Selesai mandi, Gerald ikut bergabung dengan Bian yang tengah berbaring di tempat tidur, memeluk tubuh istrinya.

"Kamu pasti capek banget ya sayang, kalau ada apa apa langsung bilang kakak ya, jangan sampai stres, adek juga harus pikirin keadaan adek sendiri sayang" Ucap Gerald

" Iya Daddy, terimakasih sudah menjadi suami dan ayah terbaik buat kita" Ucap Bian tersenyum

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Jun 04 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

My cute boy (BxB)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang