66.

76 3 0
                                        

Semoga kalian suka sama part ini ya...maaf lama update



Brak.

"Aku enggak suka sikap kamu yang enggak sopan kayak tadi ya"ujar Arya setelah mereka berada di dalam mobil.

"Aku akan bersikap sopan kalau mereka bisa hargai aku"ujar Nindy membela diri.

"Kamu kan bisa ngomong nya yang baik, enggak kayak tadi"ujar Arya menasehati.

"Mereka enggak akan bisa di baikin, aku lebih tahu sifat mereka di banding kamu"ujar Nindy masih membela diri nya sendiri..

"Tetap saja, kamu enggak sopan kaya tadi"ujar Arya.

"Kamu minta maaf sama mereka nanti!"suruh Arya tidak terima bantahan apapun.

"Ya"jawab Nindy cepat.

Setelah nya Arya langsung menjalankan mobil nya keluar dari halaman rumah mertua nya.

"Kamu senang kan?"tanya Nindy tiba-tiba setelah mereka saling diam hingga mobil berhenti karena terjebak lampu merah.

"Senang ? Aku senang kenapa?"tanya Arya bingung.

"Senang lah, kamu kan menjadi calon menantu idaman ibu-ibu"jawab Nindy sedikit sinis.

"Mana tadi kamu kelihatan senang lagi waktu mereka tunjukin foto anak gadis mereka, cantik ya pasti?"lanjut Nindy masih dengan nada sinis nya.

"Ngomong apa sih kamu? Siapa yang senang? Perasaan aku tadi biasa aja respin nya"ujar Arya tidak paham dengam Nindy.

"Biasa aja gimana? Tadi aja aku lihat kamu senyum-senyum waktu lihat foto yang mereka tunjukin"ujar Nindy masih tidak terima.

"Kamu punya rencana mau nikah lagi?"tanya Nindy langsung tanpa basa-basi.

"Mikir apa sih kamu? Aku enggak ada kepikiran buat ke sana ya"ujar Arya heran dengan fikiran negatif Nindy.

"Halah...sekarang bilang nya enggak, tapi nanti siapa yang tahu"ujar Nindy.

"Makin ngaco kamu"ujar Arya makin tidak habis fikir dengan Nindy.

"Tapi kayak nya kalau kamu punya dua isteri, kamu bakalan mampu sih"ujar Nindy.

"Secara ekonomi kamu mampu...secara agama kamu sangat mampu"lanjut Nindy.

"Kamu izinin kalau aku punya isteri lagi?"tanya Arya iseng.

"Arya iihhh..."ujar Nindy sambil memukul lengan Arya beberapa kali.

"Aduh Nin...sakit...berhenti! Bahaya ini, aku lagi nyetir"ujar Arya sambil menutupi lengan nya yang di pukuli Nindy.

"Kamu ngeselin banget sih"ujar Nindy masih memukuli lengan Arya.

"Udah...sakit Nin...bahaya ini, udah Nin....sakit"ujar Arya sambil kini mencoba menahan tangan Nindy agar tidak lagi memukul nya.

Nindy pun berhenti memukuli lengan Arya setelah puas.

"Astaga...sakit ini lengan aku"ujar Arya sambil mengusap lengan nya yang memerah.

"Rasain...maka nya jangan aneh-aneh"ujar Nindy dengan nada kesal.

"Kamu yang aneh"ujar Arya pelan bahkan sangat pelan.

"Kamu bilang apa?"tanya Nindy saat mendengar gumaman Arya yang tidak terlalu jelas.

"Enggak bilang apa-apa"jawab Arya berbohong.

"Kamu benaran mau nikah lagi?"tanya Nindy lagi.

"Astaga Nindy, siapa yang mau nikah lagi coba? Aku enggak ada kepikiran buat nikah lagi"jawab Arya meyakinkan Nindy.

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: May 11 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

Only You!!!Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang