NARES HAMPIR TIDAK pernah berinteraksi normal dengan Gala. Ketika mereka masih kanak-kanak, mereka tidak pernah satu sekolah. Kalaupun satu sekolah, mereka tidak hadir di waktu yang sama karena perbedaan usia. Gala empat tahun lebih tua darinya. Sosok itu juga selalu mengikuti program akselerasi sekolah dari tingkat menengah pertama hingga menengah atas.
Gala selalu berlari jauh darinya. Nares selalu ditinggalkan. Dan dia sama sekali tak memiliki kedekatan dengan sosok yang merupakan kakak tirinya ini.
Pertemuan pertama mereka jauh dari kata menyenangkan. Nares sudah berusia delapan ketika ayahnya mengenalkan dia dengan seorang anak lelaki berusia dua belas tahun yang hampir tak pernah menorehkan senyum.
Gala mengenalkan diri dengan suara yang tak menyiratkan kepedulian. Dia baru mengulurkan tangan ketika sadar bahwa sang ayah tengah memperhatikannya.
Nares selalu tahu, Gala bersikap baik hanya karena mereka diawasi oleh ayah mereka. Saat itu, Nares tidak mengerti, alasan apa yang membuat Gala begitu dingin dan membencinya. Ajakan bermain yang selalu ditolak, pintu kamar yang ditutup rapat tiap dia ingin singgah di kamar kakak barunya, Gala yang sibuk menghadiri les sehingga selalu pulang malam.
Nares awalnya tidak sadar dengan seluruh sikap antipati itu. Dia tidak sadar sampai usianya mulai bertambah dan dia mulai memahami bahwa Gala memang menghindarinya dengan sengaja.
Setelah sang ibu mengoceh mengenai wanita jalang yang mengajari anak tirinya bersikap kurang ajar, Nares mulai paham bahwa ibunya sedang membicarakan ibu kandung sang kakak. Melalui obrolan dengan kerabat-kerabat mereka, tiap kali mereka menghadiri perkumpulan keluarga besar, dia mulai tahu bahwa ayahnya dulu pernah menikah dan meninggalkan istri lamanya untuk si istri kedua, sosok yang tak lain adalah ibu kandung Nares.
Hubungan Nares dengan Gala selalu rumit. Nares bahkan tak bisa mendeskripsikannya.
Dia kesal dengan Gala yang seakan membencinya atas sesuatu yang bukan kesalahannya. Rusaknya keluarga Gala sudah pasti bukan salahnya, kan? Mengapa Gala begitu antipati kepadanya?
Nares menyimpan rasa kesal ini sejak lama. Sampai kemudian, sang ibu terus-terusan mendorongnya untuk menyaingi si kakak tiri yang otaknya kelewat cemerlang. Ibunya tidak ingin jika putra kandungnya kalah dari putra seorang perempuan yang bahkan telah tiada.
Ibunya selalu menyebut nama Gala ketika Nares gagal memenuhi ekspektasinya.
Rasa kesal yang dipendam Nares kini tumbuh menjadi rasa muak. Emosi negatif itu kian memburuk ketika dia menghadapi Gala yang sikapnya amat sulit ditoleransi. Kakaknya sangat arogan, jauh lebih arogan darinya. Dia kurang ajar dan tidak tahu cara untuk memperhalus perkataan. Yang paling memuakkan adalah dia tahu dengan kapasitas dirinya yang tinggi. Kecerdasan dan seluruh daya tarik itu seakan makin membebaskannya untuk bertingkah sombong—berengsek arogan yang sulit menghargai orang lain.
Di mata sang kakak, orang-orang yang kurang berkompetensi mungkin akan dianggap sebagai sampah tak berguna.
Perilaku buruk semacam itu makin memperkeruh kesan Nares terhadap sosoknya.
Gala yang sejak awal sudah menyimpan sentimen padanya pasti juga sangat muak dengan perilaku berandalnya.
Mereka berdua bagaikan air dan minyak. Tak ada jalan tengah untuk menyatukan.
Memang jauh lebih baik jika mereka tak lagi berurusan satu sama lain.
Sayangnya, Nares perlu menghadapi sosok itu lagi jika dia ingin sedikit mendapat jalan keluar.
Merenungi keputusan ini hanya membuatnya semakin enggan untuk berbicara dengan Gala. Nares mengembuskan napas panjang sebelum memaksakan diri keluar dari kamar tamu. Ponsel miliknya hilang entah ke mana. Jadi, dia perlu sekalian menanyakan itu pada kakak tirinya. Gala mungkin mengambil beberapa barangnya ketika dia kolaps pagi tadi. Kondisi itu makin menambah alasannya untuk menemui Gala.
KAMU SEDANG MEMBACA
Broken Glasses [END]
RomanceBook 4 Indonesian Bachelor Series ** Luka dan sakit di masa lalu membuat Wilona pesimis dengan sebuah pernikahan. Baginya yang sempat gagal dan sedang dalam masa pemulihan, pernikahan tidak lagi sakral. Pernikahan bukan lagi benang yang akan memper...
![Broken Glasses [END]](https://img.wattpad.com/cover/361048098-64-k868825.jpg)