.
.
.
.
.
Entah sebuah keajaiban atau keberuntungan. Hamilton yang sempat mengobrak-abrik keluarganya, kini berbalik menjadi penyelamat keluarganya.
Proyek pembangunan Mall berjalan dengan lancar. Kerja sama antara Dazl Corp dan J's Company mengenai desain juga berjalan tanpa hambatan.
Keadaan bisnis perusahaannya semakin membaik. Banyak proyek baru memasuki perusahaan, serta investor yang mendongkrak nilai saham.
Ketakutan Jason di awal seolah berangsur luntur, karena sejauh ini dia tidak melihat rencana aneh atau perlakuan tidak profesional dari Louis Hamilton. Pria tua itu benar-benar membiarkannya bekerja tanpa campur tangan sedikitpun.
Meskipun itu membuat interaksinya dengan Celine menjadi lebih intens. Tapi, sikap gadis itu malah dingin dan kadang sedikit menyebalkan. Sikap bossy dan tuan puterinya semakin ketara. Namun, jujur saja Jason juga menikmatinya.
"Hai Jaz." Sapa Jenna saat menemukan Jason di dapur. Istri Keenan itu tampak repot dengan tas belanjaan di kedua tangan, membuat Jason tergerak untuk membantunya. "Terima kasih Jason."
"Tidak masalah." Jason melirik kedua keponakannya yang terlihat ceria bersama.
"Mereka mendapat mainan baru." Ucap Jenna seolah membaca rasa penasaran Jason.
"Senang bisa melihat mereka bahagia."
"Kau benar." Jenna berhenti mengeluarkan barang dari tas belanja. "Boleh kutanya sesuatu?"
Jason meletakkan gelas airnya dan berdeham. "Tanyakan saja."
"Apa.. hubunganmu dan Celine membaik?"
"Kenapa kakak menanyakan hal itu tiba-tiba."
Jenna mengalihkan perhatiannya kembali pada barang belanjaannya. "Ternyata kau memang tidak tahu."
"Tahu apa?"
"Jason, entah benar atau tidak aku mengatakannya sendiri. Tapi, kuharap kau tidak terlalu membencinya."
"Apa ada sesuatu yang harusnya kutahu tentangnya?"
Jenna memasang raut ragu. "Kau tahu Rosa aditama bukan? Pemilik stasiun TV glorius."
"Dia teman dekat kakak. Aku tahu dia."
"Aku mendengar beberapa hal tentang Celine darinya, dan semuanya tidak sebaik yang kelihatannya." Jenna melipat tas belanjanya perlahan. "Mungkin ini seperti alasan tapi, Jason. Gadis itu sungguh tulus membantu kita. Rosa tidak mengatakan semuanya secara gamblang, tapi aku bisa mengerti maksudnya."
"Apa yang sebenarnya kakak coba sampaikan padaku? Aku sungguh kebingungan sekarang."
"Jason. Kau tahu jika Christopher cucu dari Louis Hamilton akan menikah. Apa selama kau bekerja dengan mereka kau pernah bertemu dengan tunangannya?"
Jason menggeleng, "Aku tidak pernah punya kesempatan."
"Atau mungkin kau melewatkan kesempatan. Ada banyak pesta yang mereka adakan dan tidak ada satupun yang kau hadiri."
"Kak Keenan selalu bersikeras untuk mewakili. Lagipula aku berpikir datang kesana hanya untuk bertengkar dengan Celine juga bukan hal yang tepat."
Jenna berbicara semakin pelan, sembari mengamati sekitar. "Itu karena Celine. Dia secara pribadi meminta Keenan untuk datang menggantikanmu."
KAMU SEDANG MEMBACA
broken PRINCESS
RomansaCeline James memiliki segalanya selain satu hal... Kebahagiaan. Sosok putri kerajaan terlihat begitu indah dari luar, namun siapa sangka jika di dalam diri Celine tidak tersisa apapun selain... Kehampaan. Bagaikan porselen kaca yang berkilau, Celine...
