SUDAH TERBIT DENGAN JUDUL THE POSSESSIVE HUSBAND.
[Private] • [Complete]
Isi : Prologue - Chapter (1-49) - Epilogue.
Kang Daniel dan Park Sena harus menjalani kewajiban dengan cara menikah. Namun siapa sangka ternyata Park Sena dibeli oleh keluarga...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Sena berjalan dengan jarum impus yang masih menancap di punggung tangannya. Gadis Park itu masih linglung memandang lorong rumah sakit tanpa menyadari kehadiran Daniel di ujung lorong didepannya. Kepalanya masih ditutupi perban, Sena bahkan memegangi kepalanya yang terasa seolah itu adalah pusat dari seluruh rasa sakit yang meradang di seluruh tubuh mungilnya.
Seperti bayi, Sena menggunakan kedua kaki dan satu tangan untuk memegang dinding dan satu lagi memegang tiang besi impus.
Kecelakaan yang terjadi pada Sena memang membuat Daniel terluka. Gadis itu tidak bangun selama satu minggu setelah operasi berjalan lancar. Ini salah Ayahnya karena mengizinkan Sena untuk ikut Tour wisata dengan teman sekolahnya. Tujuan awal agar Sena bisa rileks dengan kematian orang tuanya tapi malah Sena hampir mengalami kematian.
Sena terjatuh karena kaki lemahnya itu. Tiang Impus itu jatuh pula hingga punggung tangannya berdarah. Lantas melihat itu Daniel berlari menghampirinya. Tidak perduli jika ia berada di rumah sakit.
"Sena. Kau sudah sadar." itu pertanyaannya pertama kali. Ia melihat Daniel berusaha mengingat sembari memegang punggung tangannya.
Sena bangun dengan bantuan Daniel. Sungguh mata indah Sena sangat menenangkan bagi Daniel. Ia begitu sangat manis dengan bola mata indah itu.
"Kau siapa?" tanya Sena.
Daniel terdiam. Berusaha menyusun kepingan puzzle yang hilang, pembicaraan Ayah Kang dengan Dokter yang menangani Sena.
Epidural hematoma atau pendarahan extradural adalah adanya darah yang mengumpul di area epidural, yaitu area di antara tulang tengkorak dan lapisan duramater. Duramater adalah membran atau lapisan terluar dari mening (selaput otak dan tulang belakang) yang menyelimuti dan melindungi otak dan tulang belakang. Di kepala, lapisan dura biasanya melekat pada tengkorak bagian dalam sehingga rentan terjadi perdarahan.
Biasanya terjadi di kepala akibat cedera yang menimbulkan keretakan tulang tengkorak. Kondisi ini, khususnya yang terjadi di pembuluh darah arteri di otak, tergolong serius dan memerlukan penanganan darurat untuk mengangkat darah yang terkumpul sebelum menyebabkan cedera lanjutan.
Daniel terdiam memandang gadis yang tengah memegangi kepalanya itu. Segera ia mengangkat Sena dan membawa gadis itu menuju ke kamar inapnya. Masih mengingat jelas ucapan Dokter itu.
"Cara menanganinya adalah dengan pengangkatan gumpalan darah yang ada di kepalanya dengan operasi. Tapi kemungkinan besar, ingatannya tidak akan kembali atau bisa dikatakan ia Amnesia." Daniel terdiam mendengar penjelasan Dokter itu pada Ayahnya.
Baru saja Ayah Kang menerima kabar duka bahwa temannya meninggal dunia dua bulan yang lalu dan hanya meninggalkan Sena. Dan belum habisnya lagi penderitaan, saat Sena yang berusia 12 tahun malah kecelakaan bis karena kecerobohannya. Ia tidak bisa menjaga anak sahabatnya dengan baik. Ia tidak bisa menjaga satu-satunya anak sahabatnya dengan sangat baik.
"Lakukan apapun padanya, Dok. Saya yang akan membiayai semua biaya rumah sakitnya," balas sang Ayah.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Sena, kau memang tidak mengingatku? Aku Kang Eui Geon?"
Sena menggelengkan kepalanya, membuat Daniel semakin sakit dan terpukul saat melihatnya meringis kesakitan karena berusaha mengingat, "aku tidak tau. Kepalaku sakit," ucapnya.
"Ya sudah, Ayo.. Ayo tidur. Jangan pikirkan lagi. Aku akan panggil Suster. Bagaimana bisa mereka membiarkanmu berjalan?" ucap Daniel.
Usia Daniel dan Sena masih 12 tahun, tapi Daniel cukup sadar dengan posisinya sebagai seorang lelaki. Lantas ia keluar sembari memikirkan Sena, dia benar-benar melupakan semua. Bagaimana kedepannya jika Sena Amnesia?
"Eui Geon?" seseorang membuat jalan Daniel berhenti, "kau tidak sekolah. Ayah sudah bilang kau harus sekolah. Sena bersama Ayah. Kau jangan khawatir, teman kecilmu itu aman dengan Ayah. Jadi pergilah sekolah."
Daniel bolos sekolah karena ingin menjaga Sena kecil yang rapuh itu.
"Ayah bilang Sena aman dengan Ayah? Dia sudah sadar dan jalan sendiri keluar. Tangannya berdarah karena jatuh. Dan mana suster disini? Apa mereka berleha-leha?" ucap Daniel setengah marah.
"Sena sadar?"
Ayah terkejut dan mengeluarkan tarikan senyuman. Dia langsung memanggil Suster dan berlari menuju ruang inap Sena. Disana Daniel melihat Sena di peluk Ayah Kang seperti paman Park saat itu.
Tapi kali ini mata Sena tertuju pada Daniel. Dia memandang bingung dan linglung. Percis seperti orang yang baru bangun dari kematian dan mengalami Amnesia berat.
Apa Sena bisa mengingatnya? Apa Sena bisa mengingat keluarganya? Dan apa Sena bisa mengingat persahabatan mereka?
"Sena, tenang saja. Ada aku dan Ayah yang menjagamu," ucap Daniel ikut memeluk mereka.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.