Chapter 29

6.7K 978 123
                                        





"Gak bisa gitu dong, Sungwoon," pekik Sohee karena suaminya sedari tadi tidak berpihak padanya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Gak bisa gitu dong, Sungwoon," pekik Sohee karena suaminya sedari tadi tidak berpihak padanya.

"Sudahlah Sohee, itu urusan mereka. Kita tidak punya hak lebih untuk-"

"Kenapa kau bicara begitu, karena Yoonji mantanmu, karena Yoonji dulu mengisi harimu sebelum aku? Ingatlah kita sudah punya anak. Daniel dan Sena itu adik-adikku. Kau harusnya bisa berpikir jernih lagi. Kenapa sulit sekali membuat kepalamu jernih?" pembicaraan Sungwoon di putus karena bentakan Sohee yang menjerumus untuk mengingatkannya pada masalalu yang sudah ia lupakan.

Dulu Yoonji kekasihnya, Sungwoon hampir ingin menikahinya, tapi keluarganya dan Keluarga Kang justru menjodohkan Sungwoon dan Sohee dengan paksa. Itulah sebabnya satu tahun mereka menikah selalu saja berkelahi dan hampir bercerai.

Jika tidak ada Sungha dan Sunghe dalam rahimnya. Mungkin. Ya, mungkin mereka akan bercerai dan mengakhiri semua hubungan dengan tanda tangan itu.

Sungwoon sadar, ia sadar saat Sohee hamil. Takdirnya bukanlah untuk Yoonji, tapi untuk Sohee.

Kasian sekali Yoonji. Sudah ditinggal menikah dengan Sungwoon kini dia ditinggal menikah lagi dengan Daniel. Bukan 'kah Yoonji begitu menyedihkan? Mungkin otaknya tidak bekerja lebih baik karena terlalu stres memikirkan masalah sebesar dan serumit itu. Sungwoon memakluminya. Ia kasian pada Yoonji, tapi bukan berarti dia kembali jatuh pada Yoonji.

Sungwoon menyentuh bahu istrinya lalu mengusapnya hingga wanita beranak dua itu tenang. Sohee menangis, ia berbalik memeluk suaminya yang sangat ia cintai.

"Aku hanya tidak mau mereka merasakan hal menyakitkan seperti kita," ucap Sohee, "Yoonji itu iblis, aku sudah berusaha membuat mereka menjadi pasangan yang harmonis. Aku tidak ingin mereka mengalami nasib seperti kita."

Ingatkah bagaimana Sohee dulu?

Sohee melakukan apapun untuk Daniel dan Sena, agar mereka bisa dekat dan memulai hidup baru. Mengancam Yoonji agar tidak lagi mendekati Daniel. Membeli ticket honeymoon untuk Daniel dan Sena. Ia hanya ingin Daniel dan Sena bahagia, Sohee tau mereka sudah sejak lama saling menyukai, namun mereka terpisah tanpa sebab yang logis.

Sohee sudah berusaha menjauhkan hal negatif pada hubungan Daniel. Tapi, dia telat pada satu hal, ia lupa pada Choi Yoonji- penghancur nomor satu dalam sebuah hubungan.

Sungwoon menyentuh surai hitam istrinya, mengelus punggungnya dan memeluknya hingga terasa hangat bagi istrinya, "aku tau, besok kita tanyakan pada Daniel dan Sena."

Sohee tetap tersedu-sedu saat mengingat masa lalunya yang kelam, "aku janji. Kita akan membantu Sena dan Daniel. Kita berpihak pada mereka. Kau tenang saja. Aku mencintaimu, aku mencintaimu sebagai pasangan hidup dan ibu dari anak-anakku."

Sohee memperdalam pelukannya setelah kalimat kesukaannya keluar dari mulut suaminya sendiri.






Kang DanielTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang