Chapter 16

8.9K 1.2K 78
                                        


Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


Sena duduk diantara tiga orang dihadapannya. Ada Yoonji, Sungwoo dan suaminya, Kang Daniel. Sena tidak gegabah dalam tindakan. Ia berpikir kembali, jika bayi kecil di rahim Yoonji itu adalah titipan tuhahn yang diberi untuk Daniel. Sena menssaerimanya walau mungkin ia akan membagi hati suaminya pada orang lain.

Bukan ini keinginannya, tapi mengingat ini kesalahan suaminya dan tidak bisa diperbaiki lagi, ia memilih jalan ini. Sungwoo menatap Sena sedang Daniel masih memandang cangkir coffe yang isinya setengah.

"Aku akan terima bayi Yoonji," ucap Sena.

Sungwoo membulatkan mata tidak percaya pada Sena. Yoonji tersenyum sembari memandang Sena, "aku tau ini kesalahan suamiku. Jadi jangan kita perpanjang masalah, aku ingin Yoonji dan Daniel menikah. Menjadi istri kedua sua-"

"Sena, aku tidak mau. Jangan memaksa hal yang tidak aku inginkan." Daniel bangkit ingin meninggalkan semua yang ada di meja.

Tapi Sungwoo semakin heran, Daniel tidak menikahi Yoonji, kenapa? Bukannya Daniel dendam pada Sena? Kenapa dia bersikap seperti ini pada Yoonji?

"Daniel, dengarkan aku!?" panggil Sena menarik Daniel.

Tapi nihil, Daniel justru menggenggam tangan Sena, "apa yang harus aku dengarkan, Kenapa kau begitu keras kepala?"

Daniel kembali ke meja tapi masih dalam keadaan berdiri, "dengar Yoonji, aku tidak akan menikahimu sampai kapanpun. Aku tidak bisa menikahi orang yang tidak aku cintai, aku mencintai istriku. Jadi aku putuskan jika aku dan Sena akan menjaga bayi dalam kandunganmu sampai ia keluar dan kita tidak ada hubungan setelahnya. Paham?" ada banyak penekanan disetiap kata yang Daniel lontarkan. Dan dengan marahnya, Daniel pergi begitu saja walau Sena menariknya sekalipun.

Sungwoo masih tidak percaya dengan ucapan si serakah Daniel. Dia masih melihat Sena yang ikut pergi bersama Daniel, mereka sedikit cek-cok saat keluar cafe. Hingga bahkan kini Sungwoo melihat Daniel menarik paksa Sena untuk segera masuk kedalam mobil dan pergi dari cafe.

Sungwoo dan Yoonji terdiam setelah kepergian pasangan itu. Sungwoo memandang wanita yang tengah hamil ini. Dia tidak habis pikir harus apa setelahnya. Yoonji menangis sembari memegang perutnya yang sudah nampak di mata dalam usia satu bulan. Sungwoo menarik nafas dalam, merutuki setiap ucapan yang Sena lontarkan tadi.

"Kau lihat bagaimana Sena? Dia sangat baik padamu. Tidakkah kau sadar, Yoonji. Melakukan hal ini sangat tidak pantas untuk wanita sepertimu. Kau rela menghancurkan hidup Sena dan Daniel," wanita itu menangis mendengar ucapan Sungwoo,

"aku sungguh tidak habis pikir," sambungnya.





"aku sungguh tidak habis pikir," sambungnya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Kang DanielTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang