“ Bagaimana keadaannya, dok? Apa dia baik-baik saja? ” Jungkook segera berdiri saat seorang dokter keluar dari ruang gawat darurat.
“ Dia baik-baik saja meskipun tadi sempat kehabisan darah tapi kami berhasil memberikan donor padanya, tapi.... ” Dokter itu berhenti berbicara, dia seperti bingung harus memulai dari mana.
“ Tapi apa? ” Tanya Jungkook.
“ Benturan yang terjadi saat kecelakaan itu sangat keras hingga mengenai beberapa syaraf matanya.. Hingga mengalami kerusakan. ” Jelasnya yang menurut Jungkook terlalu berbelit-belit.
“ Maksudmu— ”
“ Ya, pasien mengalami kebutaan. ”
💐 The Truth Untold 💐
Pagi ini, Jimin kembali ke Rumah Sakit, dia harus mengontrol keadaan Ahreum. Saat dia berjalan menyusuri koridor, kedua telinganya menangkap suara tangisan bayi. Dan Jimin tau itu pasti suara putri Ahreum. Tapi kenapa sepagi ini dia sudah menangis?
Akhirnya, Jimin yang penasaran segera berlari secepat mungkin. Dia menyeruak masuk dan memekik melihat Ahreum tergeletak di balkon. Sementara bayinya menangis keras hingga wajahnya merah padam.
“ SUSTER!! ” Teriak Jimin yang berhasil mengundang beberapa orang perawat.
“ Bawa bayinya keluar dan panggil dokter Lee! Cepat! ” Perintah Jimin.
“ Baik, dok! ”
Jimin segera berlari dan memangku Ahreum. Tubuhnya dingin dan wajahnya memucat, Jimin mencoba mengecek denyut nadi Ahreum. Dia semakin panik saat dia tidak bisa merasakan denyut nadi bahkan nafas Ahreum tidak terdengar.
“ Cepat siapkan alat kejut jantung! ” Jimin segera mengangkat tubuh Ahreum dan membawanya kembali ke atas ranjang.
Jimin segera memompa ulu hati Ahreum sekuat mungkin. Terus berusaha agar wanita itu bisa kembali bernafas. Jimin terus memompa ulu hati itu kuat. Sampai dia putus asa, dia mengepalkan kedua tangannya lalu memukul tepat di bagian ulu hati Ahreum.
“ Kau tidak boleh pergi dengan cara seperti ini, Ahreum! ” Jimin masih terus berusaha dan berusaha.
Kalaupun Ahreum pergi, dia tidak akan rela. Ahreum harus bangun! Dia harus membuka matanya!
“ KIM AHREUM! ” Dan satu pukulan itu mampu membuat Ahreum menarik nafas panjang.
Dia kembali bernafas meski lemah. Jimin menitikan air matanya lalu memeluk Ahreum erat dan mengecup puncak kepalanya.
“ Aku tidak akan membiarkanmu pergi. ” Bisiknya yang kembali mengecup pipi Ahreum.
💐 The Truth Untold 💐
3 hari terhitung semenjak kecelakaan itu terjadi. Daniel juga masih dirawat, sementara Jihan masih belum sadarkan diri. 3 hari ini pula, kedua mata Jihan ditutupi oleh perban.
Dan Jungkook masih setia duduk di sana, kemarin Taehyung menghubunginya. Dia bilang keadaan Ahreum kritis lagi, dia bahkan dinyatakan koma. Tapi Jungkook tidak bisa berkutik, di sini Jihan juga membutuhkannya dia perlu seseorang untuk menguatkannya. Jadi, Jungkook tetap tinggal di sana untuk menemani Jihan dia ingin ada dalam setiap kesusahan Jihan.
KAMU SEDANG MEMBACA
The Truth Untold
FanfictionPenuh kesepian, kebun ini mekar penuh duri. Dan aku tau, semua kehangatanmu benar. Aku ingin memegang tanganmu. Ini takdirku, jangan tersenyum padaku, terangi aku. Karena aku tidak bisa datang padamu. Tidak ada nama yang bisa kau hubungi. Kau tau, a...
