Siapa dia? –Hanuning Praswati.
“Tumben ke kantin?” Tanya Airin sembari menggeser kursi disampingnya ke belakang, tanda bahwa dia mempersilahkan Hanun duduk di sana.
“Hm.” Jawab Hanun malas.
“Kenapa lo?” Tanya Lala.
“Males.”
“Yaelah Han, kapan sih lo nggak males dan nggak ngantuk?”
“Makanya kalo pagi tu mandi biar semangat! Jorok dasar!” Cibir Lala.
Hanun tidak berniat menanggapinya. Hanun justru berdiri untuk mengantri memesan makanan. Hanun sebenarnya malas, tapi apa yang bisa dilakukan seseorang ketika datang ke kantin selain rela berdiri lama demi menunggu pesanan dan menyantapnya habis? Benar-benar tidak sebanding dengan perjuangan untuk mendapatkannya.
Hanun berada dibarisan paling belakang, sekitar tujuh orang lagi. Hanun fokus membaca menu yang ada di tembok karena ponselnya tertinggal di meja tadi. Tiba-tiba punggung Hanun terasa panas, sangat panas. Rasanya tembus sampai ke kulitnya.
“Aww!” Hanun memekik karena terkejut.
Seseorang dibelakang Hanun tak kalah terkejut, bahkan ada rasa takut yang terlukis jelas di sana.
“M-maaf Kak.” Ucap siswi di belakang Hanun sembari menunduk.
Hanun sudah melemparkan tatapan tajamnya dan siap mengumpat di depannya. Namun langsung ia urungkan karena seluruh penghuni kantin tengah menatap ke arahnya.
“M-maaf kak, a-aku nggak s-senga-ja.” Ucapnya semakin terbata-bata dan air matanya sudah berkumpul di sana.
Hanun tetap diam dan datar.
“Nggak papa. Udah sana.” Hanun berkata dengan dingin.
“T-tapi kakak ng-nggak papa?” Dia masih takut.
“Menurut lo?!” Hanun sedikit keras sekarang.
“Udah sana sebelum gue berubah pikiran.”
“M-maaf kak.” Dia langsung lari meninggalkan Hanun.
Hanun masih berdiri di antrian dengan sesekali menengok ke belakang melihat punggungnya. Berkali-kali Hanun mendesis.
Tiba-tiba ada orang yang berjalan mendekat ke arah Hanun, Hanun harus mendongakkan kepalanya untuk melihat siapa dia.
Hanun seperti mengenal sorot mata dan alis itu, semacam pernah melihatnya tapi dimana?
Orang asing itu langsung menarik tangan Hanun dan membawanya keluar dari kantin.
Semua pasang mata yang ada di sana menatap mereka heran, iri, takjub, tidak suka, dan banyak lagi. Memangnya siapa dia?
KAMU SEDANG MEMBACA
K I N G [Completed]
Teen FictionSamudera. Lelaki jangkung bermata elang, siswa paling disegani di sekolah. Penunggang RX King yang tidak pernah jatuh cinta. Samudera lelaki berhati dingin yang suka tawuran. Hidupnya jadi berantakan sejak dia bertemu dengan Hanun. Selalu ada keada...
![K I N G [Completed]](https://img.wattpad.com/cover/164029624-64-k503908.jpg)