Segala sesuatu harus dipersiapkan dengan baik, tidak semua kegagalan adalah keberhasilan yang tertunda. –Samudera.
🎀🎀🎀🎀🎀🎀🎀
“Gue yakin, mereka nggak bakal pernah puas. Setelah Ervan mereka bakal tetep cari orang kita buat dihabisin. Sekarang gini, Bambang sama Sony, kalian keluar. Jalan-jalan. Ke mana aja terserah, yang penting keberadaan kalian di jalanan harus diketahui sama salah satu dari mereka. Kalau mereka udah tahu, nggak mungkin bakal diem aja. Mereka pasti tergiur buat ngabisin kalian. Mereka tu anjing, dikasih tulang juga nggak bakal nolak. Kalo mereka udah nunjukin reaksi, kalian giring ke sini. Waktu kalian nggak banyak, kita bakal abisin mereka sekarang juga.” Jelas Sam panjang lebar.
Bambang dan Sony mengangguk paham.
“Kita jalan sekarang.” Ujar Bambang.
“Semoga jalan-jalan kalian menyenangkan anak-anak.” Ucap Gara dengan gaya tengilnya.
Bambang dan Sony masih duduk di kelas XI, Sam sengaja mengutus mereka agar mereka memiliki keberanian karena nanti, mereka-mereka inilah yang akan meneruskan perjuangan Sam juga teman-temannya saat mereka lulus.
“Terus kita?” Tanya Daniel.
“Udah di sini aja ngopi.” Jawab Fery sekenanya.
"Kita nanti mulai dari mana enaknya?" Tanya Gara.
"Terserah lo, dari pantat juga boleh." Ando menyerupit kopi hitamny.
"Ogah dah! Mereka batangan semua."
"Eh boleh juga kali ya kita rekrut anggota geng cewek." Celethuk Ando.
"Nggak! Nggak! Yang ada lo kecengin semua." Dono mengeplak kepala Ando dengan keras.
"Ya elah, sekali-kali. Anggap aja hiburan."
"Cabe-cabean lo di luar sana kurang menghibur emang?" Cibir Daniel.
"Ya menghibur sih."
"Motivasi lo jadi playboy kelas bekicot apaan sih? Penasaran deh gue." Gara membenarkan duduknya, menghadap Ando. Tabiat Gara memang selalu kepo.
Ando menggeser kopinya untuk sedikit menjauh dari siku, takut tersenggol dan tumpah.
"Suka aja. Kalo lihat mereka nangis ngrengek-ngrengek ke gue tuh, puas gitu. Rasanya gue kaya dibutuhin banget sama mereka." Ando tertawa puas.
"Brengsek emang!" Fery menjitak kepala Ando.
"Jangan kaya gitu lah, Ndo. Jahat itu namanya." Daniel menyomot gorengan.
"Lo baperan amat dah. Lo tuh anggota geng, jangan berhati Hello Kitty!" Ando merebut gorengan Daniel.
"Ck! Gue tu bukan baperan. Ya emang anggota geng nggak boleh punya hati?"
"Lo lihat Boss geng lo." Ando menatap Sam dan diikuti seluruh pembesar geng yang ada di sana.
Sam yang sadar jika sedang ditatap teman-temannya pun hanya mengangkat sebelah alisnya.
"Buat anggota kaya kita, nggak pantes punya hati. Boss gengnya aja nggak punya hati." Celethuk Ando.
Seluruh orang yang ada di sana tergelak. Sam memang terkenal beringas dan tidak kenal ampun jika sudah di arena perang. Terlebih Sam yang tidak pernah jatuh cinta membuat hatinya semakin beku dan dingin.
Obrolan terus berlanjut sembari menunggu Bambang dan Sony. Bambang adalah ketua OSIS di SMA Garuda. Bukan hal yang aneh jika ketua OSIS juga menjadi anggota geng. Sam tidak akan menyia-nyiakan orang yang memiliki potensi dan loyalitas tinggi, sekalipun dia ketua OSIS.
Merekapun akhirnya duduk dan tertawa, entah menertawakan apa namun Gara selalu memiliki bahan untuk membuat teman-temannya tertawa.
KAMU SEDANG MEMBACA
K I N G [Completed]
Fiksi RemajaSamudera. Lelaki jangkung bermata elang, siswa paling disegani di sekolah. Penunggang RX King yang tidak pernah jatuh cinta. Samudera lelaki berhati dingin yang suka tawuran. Hidupnya jadi berantakan sejak dia bertemu dengan Hanun. Selalu ada keada...
![K I N G [Completed]](https://img.wattpad.com/cover/164029624-64-k503908.jpg)