Jangan lakukan lagi, aku ingin kamu baik-baik saja. –Hanuning Praswati.
🐑🐑🐑🐑🐑🐑🐑🐑
Hanun memutuskan untuk kembali ke halte, dimana dia menunggu angkutan umum. Hanun menangis sejadi-jadinya, dia tidak pernah melihat hal semengerikan itu sebelumnya. Hanun benar-benar takut, Hanun mendengar sendiri suara tulang yang patah itu, dan itu tulang Diego. Kekasihnya. Tiba-tiba deru motor mendekatinya, mereka berhenti di depan Hanun. Diego, ada Diego. Dia tersenyum sangat manis.
Diego turun dari motor sport nya. Dia masih tetap berusaha mengendarainya sendiri dengan keadaan seperti itu.
“Ayo pulang.” Ajaknya dengan tersenyum.
Hanun berdiri dan memeluknya sampai dia terdorong ke belakang.
“Jangan lakukan lagi, aku ingin kamu baik-baik saja.” Hanun memeluknya erat sembari menangis.
Teman-temannya hanya diam melihat ini. Semua teman-teman Diego mengetahui hubungan Hanun dan Diego. Jadi tidak ada masalah jika Diego bermesraan dengan Hanun di depan mereka.
Diego mengusap kepala Hanun dengan tangan kanannya yang baik-baik saja.
“Aku baik-baik saja, Putri Tidur.”
Hanun diam sama sekali tidak ingin menjawabnya. Hanun hanya ingin Diego, kekasihnya baik-baik saja.
“Kita ke dokter ya?”
Diego menggeleng,
“Diego…” Mata Hanun kembali berkaca-kaca.
“Baiklah-baiklah. Jangan menangis. Aku tidak suka.”
Hanun tersenyum kecil.
“Cariin taksi online.” Kata Diego entah meminta kepada siapa, namun 10menit selanjutnya sebuah taksi online mendekati mereka. Diego mengajak Hanun untuk masuk dan meninggalkan motornya agar dibawa temannya.
“Kamu ini apa-apaan? Kamu ingin aku jantungan, ha?!” Hanun terus saja mengomel.
“Hanun kamu tahu sendiri keadaan sekolah kita. Bahkan aku meminta untuk backstreet bukan karena tidak ada alasan. Aku ingin kamu tetap aman bersekolah di sana. Tapi setelah ini aku tidak tahu apa yang akan terjadi. Seharusnya kamu tidak disana.” Ucap Diego lembut.
Diego memang sangat lembut, dia sangat menyayangi Hanun, dia paling tidak suka dan tidak bisa melihat Hanun menangis. Selama dua tahun mereka bersama, tidak pernah sekali saja dia menyakiti Hanun. Hanun beruntung bisa bersama dengan seorang lelaki seperti Diego.
“Aku tidak perduli apa yang terjadi setelah ini. Kamu juga seharusnya tidak disana.” Hanun terus terisak.
“Jangan menangis, hey, sudah. Aku baik-baik saja, seperti keinginanmu.”
“Kamu buta, ha?! Apanya yang baik! Sudah Diego. Berhenti berkelahi. Aku lelah melihatmu terus seperti ini.” Hanun menangis semakin menjadi-jadi dipelukan Diego.
“Aku baik-baik saja Hanun. Besok pasti sembuh.”
Hanun menyengkeram baju Diego dengan kasar. Bisa-bisanya dia berkata bahwa dirinya baik-baik saja.
Hanun memukul pelan lengan kiri Diego.
“Aww!”
“Itu baik?” Hanun mengerucutkan bibirnya.
Tawa Diego justru pecah dan dia mengecup puncak kepala Hanun.
“I love you.”
“I love you, more.”
Hanun kembali memeluknya erat.
KAMU SEDANG MEMBACA
K I N G [Completed]
Fiksi RemajaSamudera. Lelaki jangkung bermata elang, siswa paling disegani di sekolah. Penunggang RX King yang tidak pernah jatuh cinta. Samudera lelaki berhati dingin yang suka tawuran. Hidupnya jadi berantakan sejak dia bertemu dengan Hanun. Selalu ada keada...
![K I N G [Completed]](https://img.wattpad.com/cover/164029624-64-k503908.jpg)