Pagi ini, Hanun ke sekolah dengan Hermaean. Hermawan yang meminta Hanun untuk berangkat bersamanya, mumpung jam masuk kantor sama dengannya.
Hanun dan Hermawan sedang menyantap sarapan pagi, seperti biasa Hanun menikmati nasi goreng kesukaannya dengan segelas susu putih. Sedangkan Hermawan, dia tidak pernah meminta untuk dimasakkan ini itu kepada Bi Inah, apapun yang dimasak dan tersaji maka Hermawan akan dengan senang hati menikmatinya.
“Berangkat sama Papa, ya? Sekalian Papa ke kantor.” Ucap Hermawan disela-sela sarapan.
Hanun hanya mengangguk dengan terus menyantap nasi goreng dihadapannya.
Setelah selesai sarapan, tiba-tiba Hanun teringat sesuatu. Untung saja ingat, nggak jadi ketinggalan.
“Bi?”
“Iya Non?”
“Seragam yang kemarin aku minta tolong buat Bibi cuciin itu, udah?”
“Sudah, Non. Sebentar.” Bi Inah langsung meninggalkan meja makan.
Beberapa menit berikutnya Bi Inah kembali dengan sebuah seragam putih dengan bau yang sangat harum.
“Ini Non, sudah Bibi seterika juga.”
“Makasih ya Bi. Wangi.” Ujar Hanun setelah mencium seragam itu.
Wangi, tapi sangat berbeda dengan bau maskulin kemarin saat Hanun mengenakannya pertama kali. Tapi sudahlah, masa iya Hanun harus mencari bau yang sama dulu untuk seragam ini?
“Kok bawa seragam dua?” Tanya Hermawan sebelum meneguk teh hangatnya. Hermawan memang jarang sekali minum kopi, apalagi dipagi hari.
“Punya temen. Kemarin Hanun pinjem, soalnya seragam Hanun ketumpahan kuah baso.” Jawab Hanun jujur.
“Kok bisa? Tapi Hanun nggak papa?”
Hanun tertawa kecil.
“Nggak papa, Pa. Berangkat yuk Pa.”
Hermawan hanya mengangguk dan meneguk teh hangatnya sekali lagi sebelum benar-benar meninggalkan meja makan.
“Bi? Hanun sama Papa berangkat dulu ya.” Teriak Hanun.
“Iya Non, hati-hati ya.” Ucap Bibi sembari berjalan ke meja makan membereskan piring.
Hanya butuh waktu lima belas menit untuk tiba di sekolah. Setelah menurunkan Hanun di depan gerbang sekolah, Hermawan langsung pergi ke kantor. Hanun berjalan dengan tenang memasuki pekarangan sekolah dengan paper bag hitam yang berada ditangan kanannya. Hanum terus mengedarkan pandangannya mencari seseorang, pemilik benda yang berada di dalam paper bag ini.
KAMU SEDANG MEMBACA
K I N G [Completed]
Novela JuvenilSamudera. Lelaki jangkung bermata elang, siswa paling disegani di sekolah. Penunggang RX King yang tidak pernah jatuh cinta. Samudera lelaki berhati dingin yang suka tawuran. Hidupnya jadi berantakan sejak dia bertemu dengan Hanun. Selalu ada keada...
![K I N G [Completed]](https://img.wattpad.com/cover/164029624-64-k503908.jpg)