v o t e d u l u y a🌟
- SELAMAT MEMBACA -
Arsyad berhasil mendapat izin dari kakek untuk membawa mobil miliknya ke villa. Kini ia bersama Alsha sudah berada di dalam mobil. Hanya mereka berdua, tentunya hal itu membuat Arsyad sangat bebas dari para penguntitnya seperti Haikal dan Enver. Arsyad juga merasakan kelegaan di tangannya karena tadi sebelum pergi dari rumah, ia berhasil menonjok si pembantu yang tidak tahu malu itu.
"Sebelum sampai ke villa, mau beli apa?" tanya Arsyad sambil menatap Alsha, hanya sekilas.
Alsha yang sejak tadi menatap keluar jendela mobil, perlahan menatap ke suaminya. "Gak mau apapun, langsung ke villa aja." jawabnya. Dapat Alsha lihat, wajah Arsyad masih menyimpan amarah karena masalah tadi. "Kamu masih marah?" tanya Alsha agak takut.
"Nggak," Arsyad berbohong. Kini ia benar-benar fokus mengendarai mobil tanpa melirik Alsha sedikitpun. Siapa yang tidak marah jika istrinya bersenang-senang dengan laki-laki lain?
"Aku bingung gimana caranya aku minta maaf ke kamu, Syad." ujar Alsha menatap Arsyad dengan raut sedih.
"Lupain."
"Arsyad, aku minta maaf ya, aku beneran gak akan ulangin hal itu lagi, aku janji..." ucap Alsha dengan nada penuh penyesalan.
"Kita cari makan dulu, baru pulang." kata Arsyad sengaja mengganti topik.
Mendengar itu, Alsha kembali menatap ke luar jendela mobil. Ia bingung bagaimana dirinya harus mengembalikan mood suaminya yang sudah memburuk seperti ini.
Ia harap, Arsyad tidak berlama-lama marah padanya.
.
***
Siang ini mereka sudah berada di villa, Arsyad yang baru saja masuk ke dalam kamar kini bergegas masuk ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya.
Arsyad tampak masih cuek pada Alsha.
Sementara itu, Alsha duduk di sofa kamar, menatap Arsyad yang sudah menutup pintu kamar mandi. Wajahnya kini tampak sangat amat menahan kegelisahan karena suaminya sejak tadi tak juga mau mengatakan sesuatu.
Ting tong...
Tiba-tiba terdengar bel villa berbunyi di bawah sana. Alsha tampak bingung, siapa yang sudah berkunjung ke villa siang ini? Dengan cepat, ia berjalan menuju ke lantai bawah.
Saat sampai di lantai bawah, tak lupa Alsha mengintip terlebih dahulu melalui kaca jendela, ia takut jika ada orang jahat datang. Oh ternyata...
Alsha menghela napas saat melihat dua teman Arsyad yang bertamu ke villa ini. Dengan cepat ia segera membukakan pintu.
"Halo nyonya muda Arsyad..." sapa Yordan sambil melambaikan tangannya dan tersenyum manis pada Alsha.
"Apakah baginda Arsyad ada?" sambung Afil yang juga ikut tersenyum.
"Ada kok. Kalian tau dari mana villa ini?" tanya Alsha bingung.
KAMU SEDANG MEMBACA
ARSYAD
RomanceAnak tunggal dari keluarga konglomerat. Mahasiswa tampan & pembuat onar dengan segala pesonanya kini terpaksa menerima perjodohan dengan seorang gadis polos dari desa yg baru saja lulus SMA. Apakah Arsyad adalah korban perjodohan selanjutnya setelah...
