25. Insyaallah

206 21 2
                                        

بِسۡمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحۡمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ

Bismillahirrahmaanirrahiim(i)

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

Abdurrahman mulai hafalannya dengan bacaan basmalah, dan Atika sedikit mundur untuk memberikan ruang kepada suaminya. Dengan lantang dan di saksikan seluruh orang dalam masjid Abdurrahman hanya memandang pada satu titik yaitu Atika, istrinya. Ia melantunkan surah indah itu dengan microphone ditangan kirinya, sedangkan tangan kanannya ia gunakan untuk menggenggam tangan Atika seakan-akan sebagai sumber tanaga untuknya.

ٱلرَّحۡمَٰنُ
Ar-rahmaan(u)

1. "(Tuhan) Yang Maha Pemurah,"

عَلَّمَ ٱلۡقُرۡءَانَ
'Allamal qur-aan(a)

2. "Yang telah mengajarkan al Quran."

Atika merasa terharu, bukan hanya pada Abdurrahman namun juga kepada Allah swt yang telah menurunkan surah seindah ini.

خَلَقَ ٱلۡإِنسَٰنَ
Khalaqal insaan(a)

3. "Dia menciptakan manusia."

 عَلَّمَهُ ٱلۡبَيَانَ
'Allamahul bayaan(a)

4. "Mengajarnya pandai berbicara."

ٱلشَّمۡسُ وَٱلۡقَمَرُ بِحُسۡبَانٍ

Asy-syamsu wal qamaru bihusbaan(in)

5. "Matahari dan bulan (beredar) menurut perhitungan."

 وَٱلنَّجۡمُ وَٱلشَّجَرُ يَسۡجُدَانِ

Wan najmu wasy-syajaru yasjudaan(i)

6. "Dan tumbuh-tumbuhan dan pohon-pohonan kedua-duanya tunduk kepada Nya."

وَٱلسَّمَآءَ رَفَعَهَا وَوَضَعَ ٱلۡمِيزَانَ

Wassamaa-a rafa'ahaa wa wadha'al miizaan(a)

7. "Dan Allah telah meninggikan langit dan Dia meletakkan neraca (keadilan)."

أَلَّا تَطۡغَوۡاْ فِي ٱلۡمِيزَانِ

Allaa tathghau fiil miizaan(i)

8. "Supaya kamu jangan melampaui batas tentang neraca itu."

Abdurrahman dapat melihat betapa teduh istrinya memandang kearahnya, dan jangan lupakan air mata yang ingin keluar itu namun ditahan sebaik mungkin oleh Atika.

وَأَقِيمُواْ ٱلۡوَزۡنَ بِٱلۡقِسۡطِ وَلَا تُخۡسِرُواْ ٱلۡمِيزَانَ

Wa aqiimuul wazna bil qisthi wa laa tukhsiruul miizaan(a)

9. "Dan tegakkanlah timbangan itu dengan adil dan janganlah kamu mengurangi neraca itu."

وَٱلۡأَرۡضَ وَضَعَهَا لِلۡأَنَامِ

Wal ardha wa dha'ahaa lil-anaam(i)

10. "Dan Allah telah meratakan bumi untuk makhluk(Nya)."

 فِيهَا فَٰكِهَةٌ وَٱلنَّخۡلُ ذَاتُ ٱلۡأَكۡمَامِ

Fiihaa faakihatun wannakhlu dzaatul akmaam(i)

11. "Di bumi itu ada buah-buahan dan pohon kurma yang mempunyai kelopak mayang."

وَٱلۡحَبُّ ذُو ٱلۡعَصۡفِ وَٱلرَّيۡحَانُ

Wal habbu dzuul 'ashfi warraihaan(u)

Abdurrahman X Atika Zaman NowCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang