Seorang gadis kecil terlihat bergelayut pada lengan sang ibundanya dengan manja, dia selalu merengek untuk tidur. Jika anak seusianya akan susah jika akan diajak tidur, maka berbeda dengan Atika kecil yang justru sangat mendambakan saat-saat menjelang tidurnya. Bukan tanpa alasan Atika kecil menginginkannya, karena saat itulah uminya akan menceritakan banyak cerita pengantar tidur untuknya. Dan cerita yang diceritakan bukanlah cerita fiktif dari negeri dongeng, melainkan cerita nyata dari para sahabat Rasulullah atau cerita para nabi.
Umi Atika bukan merasa kerepotan, justru ia sangat senang dengan sikap manja Atika padanya. Padahal dia juga harus membagi waktu untuk suami dan anak sulungnya, namun kini Atika yang menjadi prioritasnya.
"Umi ayo kita ke kamar"
"Sebentar ya sayang, kakak kamu besok berangkat camp jadi Umi harus pastikan barang bawaan kakak kamu" kata Umi Atika yang sedang memasukkan beberapa baju kedalam tas.
"5 menit lagi ya Umi?"
"Baiklah, sekarang Atika ke kamar dulu ya"
Atika kecil hanya mengangguk sebagai jawaban, setelahnya dia menuruti ucapan Uminya untuk ke kamarnya terlebih dahulu.
Seperti yang telah disepakati, Umi Atika datang 5 menit setelahnya.
"Maaf ya Umi lama, Atika mau dengar cerita apa?" kata Umi Atika sambil ikut berbaring disebelah Atika.
"Abdurrahman Umi"
"Wah sepertinya kamu tertarik dengan kakaknya Aisyah ya?"
Sangat menggemaskan ketika Atika kecil mengangguk dengan antusias.
"Bukankah kita sudah bercerita banyak kali ya? Atau Umi yang lupa?"
"Umiiii" rengek Atika ketika Uminya sengaja menggodanya.
"Apa lagi yang harus diceritakan Atika? Abdurrahman dan Atika adalah pasangan yang berlandaskan cinta karna Allah. Abdurrahman adalah salah satu sahabat yang beruntung, dia masih mendapat hidayah dari Allah untuk masuk islam walaupun terlambat. Masuk dalam agama yang begitu indah serta kunci kita dalam masuk surga, agama yang sangat sayang kepada para umatnya. Hingga Nabi kita saja mencontohkan sunnah-sunnah yang bisa kita lakukan dari awal kita terbangun pagi hingga kembali tidur malam, seperti saat ini eh apakah Atika sudah punya wudhu?" seketika Umi mengingat sunnah ini.
Memang sejak sedini mungkin Umi Atika sudah mengajarkan hidup dengan tuntunan sunnah, seperti hal sepele ini namun sangat baik jika dilakukan.
Terdapat hadis yang menunjukkan bahwa kita dianjurkan untuk bersuci sebelum tidur. Diantaranya, hadis dari Al-Barra’ bin Azib radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
إِذَا أَتَيْتَ مَضْجَعَكَ فَتَوَضَّأْ وُضُوءَكَ لِلصَّلَاةِ ، ثُمَّ اضْطَجِعْ عَلَى شِقِّكَ الْأَيْمَنِ ، ثُمَّ قُلْ : اللَّهُمَّ أَسْلَمْتُ وَجْهِي إِلَيْكَ ، وَفَوَّضْتُ أَمْرِي إِلَيْكَ ، وَأَلْجَأْتُ ظَهْرِي إِلَيْكَ ، رَغْبَةً وَرَهْبَةً إِلَيْكَ ، لَا مَلْجَأَ وَلَا مَنْجَا مِنْكَ إِلَّا إِلَيْكَ ، اللَّهُمَّ آمَنْتُ بِكِتَابِكَ الَّذِي أَنْزَلْتَ ، وَبِنَبِيِّكَ الَّذِي أَرْسَلْتَ ؛ فَإِنْ مُتَّ مِنْ لَيْلَتِكَ فَأَنْتَ عَلَى الْفِطْرَةِ ، وَاجْعَلْهُنَّ آخِرَ مَا تَتَكَلَّمُ بِهِ
“Apabila engkau hendak tidur, berwudhulah sebagaimana wudhu ketika hendak shalat. Kemudian berbaringlah miring ke kanan, dan bacalah
اللَّهُمَّ أَسْلَمْتُ وَجْهِي إِلَيْكَ ، وَفَوَّضْتُ أَمْرِي إِلَيْكَ ، وَأَلْجَأْتُ ظَهْرِي إِلَيْكَ ، رَغْبَةً وَرَهْبَةً إِلَيْكَ ، لَا مَلْجَأَ وَلَا مَنْجَا مِنْكَ إِلَّا إِلَيْكَ ، اللَّهُمَّ آمَنْتُ بِكِتَابِكَ الَّذِي أَنْزَلْتَ ، وَبِنَبِيِّكَ الَّذِي أَرْسَلْتَ
KAMU SEDANG MEMBACA
Abdurrahman X Atika Zaman Now
Espiritual[Selesai] Ini bukan cerita cinta dalam diamnya Ali dan Fatimah, bukan pula cerita tentang Khadijah atau Aisyah dengan Rosulullah saw. Tapi ini cerita tentang kakak dari Aisyah yaitu Abdurrahman dengan istrinya, Atika. Ini bukan cerita masa lalu atau...
