Setiap luas kepalan
benda sibuk dalam genggaman
dari cahaya sampai celaka
ada bagian yang terlupa
Kesepian dalam kebosanan
tak menguatkan penderitaan
dari segala penjuru, tentu kau dituju
segala sumber peraduan perubahan
Tak menguatkan iman jika sembarang
dari segala perang perpecahan
timbul ketakutan dalam kenikmatan
sepasang mata melumat segala cahaya
Dari tempat-tempat perkumpulan
tiada mengasikan—mengasingkan
internet sumber produksi yang ruwet
o, buku-buku tiada lagi mereka lahap
Kemajuan zaman perubahan
beberapa kawan ikut terjerumuskan
kebahagiaan banyak ditinggalkan
permainan tak mengindahkan
Sadarlah, temanmu ini kesepian
jangan terus maju dalam kecanggihan
tentu kematian tak mengenal arahan
Segala dilupa, menyakitkan bukan?
MaulidaMarisa
KAMU SEDANG MEMBACA
For You
PoetryBiarkan lilin yang kau tiup tetap menyala. Terang dan gelap tiada jadi pembeda. Sedih dan senang adalah dua hal yang sama-sama perlu kamu nikmati. Ketegaran hati datang kepada kamu yang tetap terlihat begitu kuat, setelah patahnya yang begitu hebat...
