Aku bahagia sehabis duka
Membuka hati yang dulu lara
Tak terbuka, tertutup rapat
Membuka pintu yang tadinya erat
Kau tau cara merayuku
Aku akui kehebatanmu
Melelehkan padang es alaska
Membuatnya banjir akan cinta
Doa-doa menengadah atas segala usaha
Lebih hangat dari selimut berbulu domba
Lebih dingin dari angin berbicara
Kita terbakar bersama: seumpama
Sebagian menjadi kunarpa; tentu bisa
Diawal mereka retorika lalu meracik luka
Tentu itu permainan lama
Hanya kita yang tahu, cerita sudah berlalu
Lalu kita tertawa bahagia
Melihat renjana di antara kita, beraksara
Aku dan kamu memang berbeda
Hanya doa untuk kita, semoga.
MaulidaMarisa
KAMU SEDANG MEMBACA
For You
PoetryBiarkan lilin yang kau tiup tetap menyala. Terang dan gelap tiada jadi pembeda. Sedih dan senang adalah dua hal yang sama-sama perlu kamu nikmati. Ketegaran hati datang kepada kamu yang tetap terlihat begitu kuat, setelah patahnya yang begitu hebat...
