Saat alam bertitah,
Hewan menunduk
Pohon runtuh
Telak jatuh
Saat semesta bercerita,
Langit terdiam
Matahari terpejam
Sunyi dengarkan
Saat dunia berdendang,
Manusia memandang
Segan melawan
Tiada penantang
Pada saatnya alam bertitah,
Pada waktunya semesta bercerita,
Pada tibanya dunia berdendang,
Semua diam tak bersuara
Luruh sunyi dan tak mengadili
Manusia pun tak membantah
Terlalu takut untuk berani
Inilah saatnya di mana mereka jatuh
Terlalu lama termakan hati yang tak patuh
Alam telah marah,
Semesta telah murka,
Dunia telah cukup menderita
Terlalu disampah dan terlalu dibantah!
Sering terbuang dan sering tak diabaikan!
Kesabaran telah habis
Kehancuran sudah datang
Dan saatnya harapan terkikis
Karena akhirnya pun pulang
KAMU SEDANG MEMBACA
For You
PoetryBiarkan lilin yang kau tiup tetap menyala. Terang dan gelap tiada jadi pembeda. Sedih dan senang adalah dua hal yang sama-sama perlu kamu nikmati. Ketegaran hati datang kepada kamu yang tetap terlihat begitu kuat, setelah patahnya yang begitu hebat...
