Kala itu, aku sedang berjalan
Dengan tipisnya senyuman
Sambil melihat dedaunan yang beterbangan
Tak sengaja aku melihat seorang laki-laki
Yang tengah duduk di rerumputan wangi
Sambil bersender pada pohon tinggi
Aku mencoba menghampirinya
Ah tidak
Rupanya nyali ku tak sehebat yang ku sangka
Hanya dibalik pohon aku menatapnya
Seulas senyum terukir dibibirku
Saat mendengar nyanyiannya yang merdu
Dan petikan gitar yang syahdu
Pipiku menjadi merah merona
Hanya panas yang kurasa
Aku tersadar, ternyata aku jatuh cinta
MaulidaMarisa
29/03/3019
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Jangan lupa vote coment ya😊
KAMU SEDANG MEMBACA
For You
PoesíaBiarkan lilin yang kau tiup tetap menyala. Terang dan gelap tiada jadi pembeda. Sedih dan senang adalah dua hal yang sama-sama perlu kamu nikmati. Ketegaran hati datang kepada kamu yang tetap terlihat begitu kuat, setelah patahnya yang begitu hebat...
