Yiu pun berlari kearah sekumpulan orang itu, matanya berbinar saat mereka menerbangkan lampion itu, Yiu tersenyum bahagia, hari ini dia sangat bahagia. Dia hendak meraih lampion yang berada tak jauh di depannya agar ia juga bisa membuat harapan.
Brukk..
♣♦♣
"Aduh.." Yiu mundur beberapa langkah karna dirinya tak sengaja menabrak sesuatu.
"Aduh.. Aku yakin pasti aku menabrak batu atau patung karna benda itu sangat keras" Yiu menggerutu sembari mengusap keningnya yang sakit.
"Kau punya mata atau tidak bodoh!!"
Yiu terkejut dan spontan mendongakkan kepalanya. Maniknya bertatapan dengan manik seorang pemuda yang lumayan tampan, rahang tegas, hidung mancung, bibir tipis, dan manik mata yang indah, pahatan diwajahnya sangat sempurna, Yiu terpaku dengan maniknya untuk beberapa detik begitu juga dengan pria bermanik hijau gelap itu dan setelah kesadarannya kembali Yiu segera memaki pria itu.
"Hey tuan yang kau bilang bodoh itu siapa hah berani sekali kau berkata seperti itu hah!!" Emosi Yiu mencuat naik ke permukaan.
"Cih memangnya kau siapa sehingga aku harus bersikap baik padamu" pria itu masih menampilkan raut wajah datar dan dingin.
"Dasar pria tak punya sopan santun harusnya kau..." belum sempat Yiu melanjutkan perkataannya datanglah sekumpulan prajurit istana dan berteriak "Cepat cari Putri Ying, bisa jadi Putri berada disini dan untuk semuanya apabila kalian bisa memberitahu kami keberadaan Putri Ying maka akan diberi imbalan 500 perak oleh Kaisar"
Rakyat yang mendengar itu mulai berlomba lomba mencari Putri Ying demi imbalan tersebut walaupun tak sedikit rakyat yang tidak peduli dengan Putri sampah itu.
"Buat apa kita mencari putri yang tak berguna seperti dia, bisa saja dia pergi ke hutan dan memilih mati dimakan binatang buas karna malu haha" ucap seorang pria yang disetujui beberapa orang yang mendengarnya.
Yiu yang mendengar itu mengepalkan tangannya menahan amarahnya yang semakin membuncah.
"Sial" maki Yiu.
Tanpa memperdulikan pemuda yang akan terkena semburan amarah Yiu tadi ia berlari bersembunyi ditengah kerumunan orang agar para prajurit istana tak dapat menemukannya.
Pemuda yang ditabrak Yiu nampak binggung dan curiga dengan sikap Yiu yang tiba tiba pergi begitu saja, amarah sang pemuda saja belum ia keluarkan ke orang itu dan dia tiba tiba pergi begitu saja!.
Yiu berjalan santai walau berdesakan dengan rakyat, kepalanya menunduk kebawah membiarkan rambutnya menutupi sebagian wajahnya. Itu bertujuan agar prajurit istana tak melihat wajahnya lalu prajurit itu akan menyeretnya kembali ke istana dan hukumannya pasti akan berlipat ganda.
Rencananya, Yiu akan kembali diam diam, menyelinap masuk ke kamarnya dan berganti pakaian setelah itu ia akan beralasan jika dirinya baru saja dari kolam ikan di paviliumnya agar para prajurit tidak curiga dengannya yang baru saja kabur dari istana tapi untuk sekarang Yiu masih ingin berada lebih lama dipasar malam.
Yiu tau betul mengapa penghuni istana bisa tau kalau dirinya keluar dari istana diam diam ini semua pasti akibat Chi chi yang masuk kekamarnya dan tak menemukan dirinya, chi chi pasti panik dan memberitahu Kaisar kalau Yiu keluar dari istana dan mungkin pergi ke pasar malam. Mengingat bahwa kini chi chi sering diajak sang putri untuk keluar istana secara diam diam selama hukumannya belum berakhir entah untuk sekedar berjalan jalan atau yang lainnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Flower Of War (Slow Update)
Kỳ ảoYiu Jiefang, gadis berusia 27 tahun, menjabat sebagai Komandan Pasukan Elite Angkatan Darat China yang terkenal akan kejeniusannya dalam bidang militer terutama dalam hal mengatur strategi. Keahlian dalam menggunakan berbagai macam senjata tidak per...
