"Benarkah putri? Wahh anda beruntung sekali mendapatkan tunangan setampan Pangeran Liu Yu, putri. Dia sangat tampan dan juga sangat ahli berpedang bahkan hampir seluruh pelayan diistana diam diam mengagumi ketampanannya, ahh anda sungguh beruntung putri dan kalian memang sangat cocok apalagi saat Pangeran Liu Yu menangkap tubuh anda yang akan jatuh tadi putri ohh dia sangat perhatian pada putri dan juga sangat.. Romantis, ahhh anda sangat beruntung putri selamat selamat"
Yiu menyesap teh dengan sekali tegukan dan menaruh cangkirnya keatas meja dengan bunyi 'tak' yang cukup keras membuat Chi chi terdiam karena terkejut.
"Kau ini berisik sekali ya! Tidak bisakah kau tutup mulut bebekmu itu sebentar kepalaku sangat pusing mendengar ocehanmu itu kau tau!"
Chi chi seketika menunduk lesu.
"Maafkan saya putri saya terlalu senang saat tau putri akan menikah dengan pangeran yang sangat tampan dan berasal dari kerajaan besar"
Hati Yiu melunak, ia segera menghela napas panjang.
"Huhhh lupakan itu sekarang aku sangat lelah dan berkeringat cepat siapkan air mandiku"
Chi chi mendongak dan kembali tersenyum sembari mengangguk cepat dan bersemangat sebelum pergi menyiapkan air mandi untuk Yiu, meninggalkan Yiu yang duduk sembari memijat pelipisnya.
"Huh kenapa aku terus saja berbuat kesalahan hari ini"
♦♣♦
Hari hari berlalu dengan keadaan istana yang sedang sibuk mengurusi pesta pernikahan Yiu dan Pangeran Liu Yu.
Sedangkan Yiu terus berusaha membuat masalah entah itu mengacaukan dekorasi atau merusak rencana secara sengaja bahkan sampai memaki Pangeran Liu Yu didepan matanya namun Pangeran Liu Yu sama sekali tak bereaksi ataupun membalas makian Yiu, dia terus bersikap lembut seolah apa yang baru saja dilakukan Yiu hanyalah angin lalu dan itu membuat Yiu sangat jengkel dan sangat ingin mencakar wajah penuh senyum itu namun selalu saja berujung ia yang akan kena tegur oleh kedua kakaknya.
Pagi ini, Yiu yang masih bergelung dengan selimutnya sudah diseret paksa oleh Chichi untuk segera bersiap dan menemani Pangeran Liu Yu yang juga tengah sibuk mengurus persiapan pesta bersama dengan Kaisar Wang dan kedua kakaknya.
Yiu yang masih ingin tidur akibat ia baru bisa tidur saat dini hari karena perjamuan kecil keluarga kerjaan sebelum Yiu dan Pangeran Liu Yu meninggalkan ibu kota dan pergi ke Bai Qing keesokan harinya pun berusaha kembali menuju ranjangnya.
Yiu berulang kali menolak dan beralasan apapun sembari berusaha berjalan kembali menuju tempat tidurnya namun entah kenapa hari ini tarikan Chichi begitu kuat sampai sampai Yiu hampir saja terjungkal kedepan saat Chi chi menarik tangannya begitu kuat.
"Ayo putri anda harus bangun dan bersiap secepatnya anda hari ini akan pergi kerumah anda yang baru yaitu Istana BaiQing Liu bersama Pangeran Liu Yu suami tercinta anda putri, ayo bangunlah"
Bulu kuduk Yiu meremang mendengar kata 'suami tercinta' dari mulut laknat pelayan tak tahu diri itu yang untung saja sudah Yiu anggap sahabatnya sendiri, jika tidak sudah pasti ia akan memenggal kepalanya saat itu juga.
Butuh waktu cukup lama untuk Yiu bersiap tidak seperti hari biasanya, tentu saja ini adalah bagian dari rencana Yiu untuk menghindar dari bertemu dengan Pangeran Liu Yu yang sangat menyebalkan itu.
"Nah Putri, sudah siap anda terlihat sangat cantik sekarang, waktunya untuk menemui Pangeran tampan anda tuan putriku yang cantik, saya jamin pangeran pasti akan langsung terpesona begitu melihat anda"
KAMU SEDANG MEMBACA
Flower Of War (Slow Update)
FantasyYiu Jiefang, gadis berusia 27 tahun, menjabat sebagai Komandan Pasukan Elite Angkatan Darat China yang terkenal akan kejeniusannya dalam bidang militer terutama dalam hal mengatur strategi. Keahlian dalam menggunakan berbagai macam senjata tidak per...
