Tantangan ini tergolong mudah untuk Yiu, ia sudah sering berlatih dengan Pangeran Hwang dengan rintangan ini.
Yiu menarik busurnya dan mencoba fokus kearah target dan dalam satu tarikan nafas Yiu melepaskan anak panahnya yang melesat cepat.
Wushhh...
Panah Yiu menancap tepat ditengah target dan tak kalah mengundang decak kagum dari para bangsawan pria maupun wanita.
"Karena hasil pertandingan adalah seri antar dua pesaing maka akan ada babak tambahan dengan rintangan yang lebih sulit lagi"
Jendral Meng Yao menginstrupsi dengan suara lantang, Yiu berbalik dan berjalan kembali menuju tempatnya dan kali ini menyempatkan untuk melihat kearah Pangeran Ming Zingji yang menurutnya sangat misterius dan perlu dipertanyakan apakah dia memiliki ekspresi wajah atau tidak.
Kedua manik Yiu bertubrukan dengan manik elang milik Pangeran Ming Zingji untuk beberapa saat sebelum mencapai tempat awal ia berdiri dan memutus kontak mata diantara mereka.
Apakah dia membenciku atau memang tatapannya tak pernah mengenakan hati seperti itu.
♣♦♣
Tantangan untuk babak tambahan telah selesai dipersiapkan.
Lima target berjejer sejajar dengan jarak yang lebih jauh dan ukuran target yang dua kali lipat lebih besar dari babak sebelumnya.
"Tantangan untuk babak tambahan adalah memanah lima target secara bersamaan dengan satu kali kesempatan menembak"
Para bangsawan sedikit riuh melihat tantangan kali ini karena menganggap tantangan kali ini sangat mustahil untuk seseorang lakukan dengan sangat sempurna, bahkan jika panahnya dapat menancap ditiga target entah dilingkaran nomor berapapun itu sudah merupakan pencapaian yang luar biasa.
Yiu menoleh singkat kearah Pangeran Ming Zingji dan menyunggingkan senyum tipis seperti berusaha menyemangati Pangeran Ming Zingji agar berusaha sekuat tenaga.
Pangeran Ming Zingji hanya meliriknya sedikit dengan manik elangnya dan kembali fokus kedepan dengan raut wajah datar dan tanpa ekspresi.
"Huh sombong sekali! Tapi kenapa dia terlihat sangat membenciku apa dulu Putri Ying pernah membuat kesalahan padanya? Tapi kenapa aku tak dapat mengingat apapun? Ah sudahlah aku terlalu banyak berpikir"
Yiu berbicara dengan diri sendiri dengan suara lirih yang hanya dapat didengar dirinya sendiri.
"Putri Ying sekarang adalah giliran anda"
Jendral Meng Yao manatap kearah Yiu dan dibalas dengan anggukan mantab dari Yiu sembari berjalan memposisikan dirinya.
Sebelum Yiu mengambil lima panah sekaligus dari tangan prajuritnya ia malah menyerahkan busur yang selama pertandingan ini ia bawa kepada prajuritnya dan melepas kain hitam yang terlilit dilengan kirinya.
Kemudian mengikat kain itu menutupi kedua matanya yang seindah rembulan dan membuat barisan prajurit dan para bangsawan kembali heboh dengan tindakannya kali ini.
"Apa dia bercanda?!"
"Membidik tiga target secara bersamaan dengan mata telanjang saja sudah begitu sulit untuk mengenai tengah sasaran bagaimana mungkin ia dengan mata tertutup kain seperti itu membidik secara tepat kearah lima target secara bersamaan?!"
"Benar benar berniat mempermalukan diri"
"Kita lihat saja apakah dia memang benar ingin membunuh dirinya sendiri jika ia gagal maka kita bisa menganggapnya terlalu sombong"
KAMU SEDANG MEMBACA
Flower Of War (Slow Update)
FantasyYiu Jiefang, gadis berusia 27 tahun, menjabat sebagai Komandan Pasukan Elite Angkatan Darat China yang terkenal akan kejeniusannya dalam bidang militer terutama dalam hal mengatur strategi. Keahlian dalam menggunakan berbagai macam senjata tidak per...
