Happy reading!📚
Malam hari, Ray kini sedang belajar di meja nya. Seketika hp nya berdering, tertara nama kak Kevin di sana.
"Halo kak?"
"Ray, apa kabar? Gimana kaki kamu?"
"Udah bisa di gerakin."
"Bagus lah, kakak kangen sama kamu. Besok kakak pulang ya."
"Kakak doang?"
"Iya, kakak doang yang udah selesai pekerjaannya."
"Yaudah iya, Ray tunggu."
"Tidur nya jangan malem malem ya sayang. Kakak matiin sekarang."
"Iya."
Ray memilih untuk segera tidur setelah memutuskan panggilan telponnya. Sampai matahari menampakkan dirinya lagi. Sedikit demi sedikit cahayanya masuk ke dalam kamar Ray. Seketika ada yang menggoncang kan tubuh nya membuat gadis ini membuka matanya.
"Ray, bangun.. ga sekolah?"
"Hm? Kak Kevin?" Ray.
"Hai, bangun yuk. Sekolah kan?" Kevin.
"Iya iya." Ray hanya mendudukkan badannya.
Tiba tiba ia memeluk badan kakak nya itu dan kembali tertidur. Kevin hanya terkekeh pelan melihat tingkahnya.
"Rayan.." Kevin.
"Lima menit.." Ray.
Kevin akhirnya pasrah, ia pun menggendong Ray sampai ke kamar mandi.
"Bangun atau kakak mandiin?" Kevin.
"Heh?! Iya iya.. udah sana kakak keluar!" Ray mendorong tubuh kakak nya.
Selesai mandi, Ray kini sedang berada di ruang makan. Kini hanya ada Kevin, Ray dan mamah nya.
"Oh iya, besok kan hari ulang tahun kamu.. kakak rencana nya mau rayain ulang tahun kamu di rumah." Kevin.
"Ehm, undang teman teman ku boleh kak?" Ray.
"Boleh kalo kamu mau." Kevin.
"Mau mau kak." Ray.
"Yaudah.. undangannya nanti minta sama bibi. Kita berangkat sekarang yuk." Kevin.
Ray mengangguk dan Ray pergi ke salah satu bibi nya untuk meminta undangan. Sudah di siapkan semua. Selesai itu, mereka langsung pergi ke sekolah.
"Hati hati ya Ray." Kevin mengecup kening adik nya itu.
"Iya kak. Ray sekolah dulu." Ray kemudian masuk ke dalam sekolahnya.
"Eh Ray." Fanny.
"Hmm?" Ray.
"Besok ultah lu ya?" Fanny.
"Oh iya, nih buat kalian. Dateng ya besok malem." Ray.
"Asik, makan makan!" Maudy menyaut.
Ia membagikan semua undangan ke seluruh kelas nya kecuali ke Olivie, Alice dan Feya. Tas mereka ada di kursinya, tapi orang nya tidak ada.
"Eh gue nyari tiga curut itu dulu ya." Ray.
"Gue temenin." Ranzie.
"Yaudah ayo." Ray.
Mereka menemukan Olivie, Alice dan Feya di kantin. Mereka sedang makan dengan Davin, Arthur dan Aaron yang pasti mereka semua berpacaran.
"Eh, gue mau ngasih undangan. Dateng ya besok malem." Ray.
KAMU SEDANG MEMBACA
Possessive Brother
Random"DASAR KERAS KEPALA" "DASAR KAKAK POSESIF!" "Kakak ga akan posesif kalo kamu ga keras kepala!" "Adek ga akan keras kepala kalo ga terus di kekang! Dasar cowok!" ________________________________________________________ Menjadi putri bungsu? Punya 3 k...
