Bab 8 - The Plan

814 66 1
                                        

Hallooo!

Ketemu lagi di TWC.

Yuk, langsung dibaca aja, ya!

Happy reading!



Hyukjae menyandarkan tubuhnya di pintu kantor. Melirik Yeong Eun yang sedang membereskan barang-barangnya. Sibuk menggerak-gerakkan kaki, memasukkan tangan ke kantong depan mantel kerjanya. Menghalau cuaca dingin.

"Ayo, pulang."

Yeong Eun sudah berdiri di sampingnya. Mengajaknya berjalan. Pria itu mengikuti tawarannya. Membiarkan Yeong Eun menggamit lengan kanannya. Mereka berdua berjalan beriringan menyusuri koridor, menuju lift.

"Henry mengadu padaku."

Mendengar hal itu, Yeong Eun hanya tertawa geli. "Dia bilang apa?"

"Dia bilang kau kanibal. Kau berniat memutuskan lengannya."

Yeong Eun tergelak di tempatnya. Berusaha menahan tawanya tapi tidak berhasil. Membuat tawanya masih berderai saat keduanya memasuki lift. Eunhyuk mengaitkan tangan mereka. Menyalurkan kehangatan karena udara dingin yang menggigit. Berniat membuat Yeong Eun merasa lebih hangat.

"Aku tidak bermaksud begitu. Sungguh. Aku hanya sedang kesal. Maksudku, dia terus-terusan merecokiku hari ini. Aku tidak tahan hingga itu semua keluar begitu saja."

"Aku tahu, tapi kupikir kau memang terlihat lebih mengerikan."

"Apa?"

"Kau tahu apa maksudku."

"Yak! Kau ingin aku juga melakukan hal itu padamu?"

"Kau tidak bisa mengalahkanku, Yeong Eun. Itu sudah kenyataan dari zaman dahulu kala."

"Semuanya bisa berubah. Kau tidak perlu membanggakan hal yang dulu-dulu.

Keduanya masuk ke dalam mobil cokelat mereka yang mengkilat. Menghasilkan suara mesin yang halus saat Hyukjae menyalakannya. Kendaraan itu melaju mulus meninggalkan pelataran parkir. Melesat menuju rumah mereka.

"Ya, benar. Semuanya bisa berubah."

Eunhyuk menghentikan mobilnya. Menatap lampu merah di hadapannya dengan sabar.

"Bagaimana kabar Jang Mu Yeol?"

Yeong Eun mengembuskan napas dengan kasar. Menampilkan ekspresi bosan.

"Dia tidak ingin mengatakan apa-apa. Dia hanya bilang kalau dia memang ingin melakukan hal ini. Tidak apa-apa kalau kita ingin memenjarakannya. Bukankah ini aneh? Tidak ada pembelaan?"

"Itu sudah membuatku merasa aneh sejak awal. Tidakkah ini terlalu mudah?"

"Aku tidak tahu, tapi tidak ada bukti dan penjelasan lebih lanjut. Yang bisa kita lakukan hanya menganggap kasus ini selesai. Laporan hasil kasus ini sudah diselesaikan. Tersangka-tersangka baru yang kita dapat dari informasi mereka juga sudah ditangani oleh pihak kepolisian Seoul. Jadi, kupikir ini sudah dianggap berakhir."

Mobil mereka kembali melaju. Benda itu kemudian berhenti di depan gerbang besi kokoh dan tinggi, dengan patung seekor singa di kedua sisi atasnya.

"Lee Yeong Eun."

Eunhyuk berkata dengan jelas ke mesin pemindai suara di dekat gerbang. Mengucapkannya dengan jelas. Setelah karakteristik suara itu diproses dan menghasilkan bunyi bip kecil, gerbang besar itu menggeser terbuka bersama dengan mesin operator yang menjawab, "Selamat datang di rumah, Tuan Lee."
Mobil itu masuk. Alis Eunhyuk mengerut saat melihat seorang pengawalnya mendekatinya. Kim Tae Han. Pria berusia 32 tahun.

THE WILD COUPLECerita yang bikin terobses. Temukan sekarang