About DISK

1.2K 104 11
                                        

Lambang DISK

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Lambang DISK

DISK (Department Intelligence of South Korea) adalah badan intelijen di Korea Selatan yang bersifat rahasia. DISK memiliki yurisdiksi terhadap lebih dari 250 kategori kejahatan dalam negeri maupun internasional, sehingga membuatnya memiliki otoritas tertinggi dalam penanganan pelanggaran hukum dibandingkan badan penegak hukum lainnya di Korea Selatan. DISK bukan sebuah institusi kepolisian.

Sejarah Department Intelligence of South Korea

Institusi ini dimulai sejak tahun 1970 sebagai Korea Detective Agency and Investigation (disingkat: KDAI) sebagai satu dari sekian organisasi keamanan swasta pada masa itu. Bertindak dalam kontrak-kontrak militer non-pemerintah, melaksanakan tugas pengamanan aset-aset negara, serta melindungi Presiden Korea Selatan. KDAI pernah dinonaktifkan setelah terbunuhnya Presiden Park Chung-Hee pada tahun 1979. Namun, kembali mendapatkan izin operasi oleh Presiden Roh Tae-Woo pada pemerintahan republik keenam setelah keadaan pemerintahan lebih stabil.

Masa Department Intelligence of South Korea

DISK berdiri secara resmi pada tanggal 1 Januari 2001, yang diusulkan oleh Perdana Menteri Lee Han Dong, dan disahkan oleh Presiden Korea Selatan pada saat itu, Kim Dae-Jung. DISK berubah menjadi lembaga tinggi pemerintah yang independen dan bekerja sama dengan Kementerian Pertahanan Nasional hingga saat ini dan bertanggung jawab kepada Presiden. Menangani tugas negara yang bersifat pemerintah maupun non-pemerintah. Berdirinya DISK dilatarbelakangi untuk menyeimbangkan pertahanan negara dalam mendukung institusi kepolisian maupun unsur keamanan lain yang riskan akan tindak kecurangan. Karena luasnya yurisdiksinya, anggota DISK sering disebut kebal hukum, meskipun kenyataannya tidak. Standar operasional DISK lebih luas dengan payung hukum tersendiri yang diatur dalam undang-undang khusus dengan pertimbangan presiden serta anggota kementerian dan komite nasional. DISK hanya bergerak menangani tugas dan misi pilihan yang terkadang berada di bawah perintah langsung dari presiden.

Kepemimpinan Park Sun Jong

Park Sun Jong adalah pimpinan tertinggi DISK yang telah menjabat selama 19 tahun. Ia adalah mantan seorang jenderal yang diminta khusus oleh Presiden untuk memimpin DISK setelah beralih nama dan berada di bawah naungan pemerintah. Masa pemerintahannya sangat kontroversial karena banyaknya kasus yang berhasil ditangani dengan sangat baik meski di luar wilayah hukumnya. Pencapaian DISK pada masanya disebut-sebut sebagai saat paling berjaya di sepanjang sejarah. Tercatat bahwa pertahanan keamanan negara meningkat sebanyak 31% sejak masa kepemimpinannya. DISK juga meningkatkan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang persenjataan, pertahanan, hingga kesehatan melalui riset ilmiah yang dicatat sebagai penelitian paling terdepan di Korea Selatan. Ia pernah tercatat sebagai 10 orang paling berpengaruh di Korea Selatan pada tahun 2017.

Kepemimpinan Kim Jong Woon

Kim Jong Woon menjadi pimpinan DISK sejak Agustus 2019, menggantikan Park Sun Jong yang tewas terbunuh dalam pelaksanaan tugas. Ia memperoleh gelar profesor pada usia 18 tahun dan menyelesaikan pendidikan S3 di usia 20 tahun. Telah menerbitkan lebih dari 50 jurnal penelitian ilmiah terkait penemuan sains dan psikologis manusia. Karyanya yang paling terkenal adalah The Mystery of Human, yang kini menjadi salah satu acuan standar operasional Divisi Rehabilitasi Mental DISK.

Struktur Organisasi

Ketua : Kim Jong Woon

Wakil Ketua : Kang In Yong

Unsur Pelaksanaan

1. Divisi Manajemen dan Hukum

Melaksanakan tugas di bidang manajemen dan pengawasan umum untuk mengatur penggunaan sumber daya secara efektif untuk mencapai tujuan departemen. Berfungsi untuk mengatur batas-batas hukum dan wilayah kerja serta mengontrol operasi DISK.

2. Divisi Operasional Sentral

Berfungsi melakukan penyelidikan dan penyidikan tindak kriminal. Bertugas menyelenggarakan fungsi intelijen dalam meningkatkan keamanan dan pertahanan negara. Menjadi kesatuan unit yang terjun langsung ke lapangan dalam upaya pelaksanaan tugas. Sering disebut sebagai tim inti DISK. Beranggotakan sekitar 35 orang agen dengan tingkat Class  A dan Class S.

3. Divisi Reguler

Berfungsi untuk merencanakan, mengembangkan, dan melakukan pendidikan dan pelatihan terhadap para anggota termasuk menyeleksi dan mempersiapkan keanggotaan baru yang dilaksanakan setiap tahun. Divisi reguler juga memiliki tim keamanan dasar yang beranggotakan sekitar 250 orang agen dengan tingkat Class B, Class C, Class D, dan Class E.

4. Divisi Riset dan Teknologi

Bertugas dalam tindakan penelitian, pencapaian hal baru, dan penciptaan persenjataan terkait pelaksanaan DISK. Melakukan upaya untuk memenuhi kebutuhan seluruh elemen dalam organisasi demi tercapainya tujuan DISK. Sering disebut sebagai Divisi Laboratorium karena terdiri dari berbagai sarana laboratorium termasuk bagian forensik. Pelaksanaannya diawasi secara ketat oleh pemerintah.

5. Divisi Medis dan Kesehatan

Bertugas menyelenggarakan fungsi kesehatan dan melaksanakan aktivitas medis dalam DISK. Memastikan terpenuhinya kebutuhan kesehatan pada setiap anggota organisasi.

6. Divisi Rehabilitasi Mental

Bertugas dalam melaksanakan perawatan, pemulihan, dan pemeliharaan kesehatan jiwa terhadap setiap komponen organisasi, mulai dari anggota hingga pelaku kejahatan kriminal. Menyediakan dukungan psikologis dan kebutuhan jiwa dalam keberlangsungan anggota organisasi.

7. Divisi Komunikasi dan Hubungan Internasional

Bertugas dalam pencarian, penerimaan, pemrosesan, dan penyampaian informasi untuk komunikasi dalam negeri maupun internasional. Menjadi satuan lapisan pertama dalam pembuatan maupun pemeliharaan hubungan di dalam dan luar negeri.

Susunan organisasi selengkapnya tercantum dalam dokumen dengan nomor identifikasi 87Y5K362BX



Important Note :

Organisasi ini hanya khayalan dan imajinasi penulis. Data ini terinspirasi dari riset pustaka via google. Mengambil beberapa versi dari organisasi US yaitu FBI, sedikit improvisasi dengan kepolisian, dan menyesuaikan dengan susunan dan sejarah Korea Selatan.

THE WILD COUPLECerita yang bikin terobses. Temukan sekarang