EXTRA PART 3: Tuxedo vs Gown

795 88 6
                                        

Seoul. Athena Luxury Hotel. 22 Agustus 2022. 10.15 AM.

"Yeong Hee!" Yeong Eun kali ini mengerahkan suara besarnya. Pasalnya anak perempuannya itu entah berada di mana sekarang.

Yeong Hee memang kerap menghilang di saat yang tidak tepat. Pagi ini mereka harus pergi ke acara pernikahan Donghae dan Yoon Seol. Jadi mereka harus segera bersiap-siap. Dan Yeong Hee punya kebiasaan menghilang tiap kali mereka ingin memasangkan gaun manis yang imut-imut ke tubuhnya. Yeong Eun tidak mengerti apa yang membuatnya selalu kabur seperti itu.

"Masih belum ketemu?" tanya Eunhyuk yang kini sedang menggendong Seong Jae, keduanya baru saja habis mandi bersama. Pria itu masuk ke kamar anak-anaknya dengan handuk terlilit di pinggang. Sementara Seong Jae memakai jubah mandi.

"Dia masih berada di sini lima menit lalu. Aku hanya pergi sebentar untuk mengambil hairdryer. Ya Tuhan, ke mana sih dia?" gerutu Yeong Eun kebingungan.

Eunhyuk tertawa. "Mungkin hanya kabur sebentar. Yah, dia tidak suka gaun. Dia bilang itu membuat tubuhnya gatal."

"Kita, kan, sudah memilih bahan dasar pakaian yang paling nyaman untuknya. Aku tidak mengerti. Anak-anak lain seusianya pasti sudah meminta macam-macam gaun yang manis-manis, mulai dari pakaian para princess disney hingga kreasinya sendiri. Kenapa anakku malah tidak mau?" oceh Yeong Eun lagi dengan agak sedih. Eunhyuk tertawa geli melihatnya.

Yeong Eun mengikuti Eunhyuk ke kamar anak-anak. Ia masih mengenakan jubah mandinya, karena dia dan Yeong Hee memang baru saja selesai mandi tadi-sebelum bocah itu menghilang. Kini ia memilih untuk mengamati Seong Jae berpakaian-lebih tepatnya adalah menonton pria itu memasangkan pakaian anaknya.

Di lain sisi, Seong Jae sedang sibuk berusaha memasang celana dalamnya dengan agak kesulitan. Tidak sadar bahwa kini kedua orang tuanya sedang memandanginya dengan geli. Yeong Eun sendiri masih menunggu dengan sabar, tahu bahwa pria kecil itu pasti bisa menyelesaikan pekerjaannya.

"Gaun Yeong Hee cantik," ujar Seong Jae setelah selesai memakai celana dan kaos dalam. Ia lalu menunjuk sebuah gaun berwarna dasar hitam dan puring berwarna krem yang tergantung di sebelah tuksedonya.

"Ya, kan?" ujar Yeong Eun semangat. Seolah sudah mendapat dukungan tentang argumennya.

"Kau dulu juga tidak suka gaun, Yeong Eun. Jangan memarahinya begitu," ujar Eunhyuk tenang sambil mengambil pakaian yang baru saja diantar penjahit mereka tiga haru lalu. Ia mengeluarkan tuksedo anak-anak berwarna hitam dengan design simpel yang elegan itu dari plastiknya.

Yeong Eun diam merengut, tidak bisa membantah lagi. Bukan begitu, hanya saja ia memang lebih menyukai celana dibandingkan rok. Dan itu dulu. Semenjak menikah dan punya anak, kini ia lebih bersahabat dengan benda itu.

"Kau tidak membantah," kata Eunhyuk lagi sambil melirik Yeong Eun.

"Itu memang benar," ujar Yeong Eun pelan, nyaris terlihat kesal karena harus menyetujui hal itu.

Eunhyuk tertawa. "Sebentar lagi dia pasti kembali. Lebih baik kau bersiap-siap dulu," tukasnya menengahi.

Yeong Eun bangkit, mengusap-usap kepala Seong Jae sebelum akhirnya keluar dari kamar anak-anak.

"Mau ke mana?" tanya Eunhyuk.

"Ke luar ...?" kata Yeong Eun agak bingung.

Eunhyuk menatap istrinya itu dari ujung kaki hingga ke ujung kepala. Membuat Yeong Eun seketika merasa tengah ditelanjangi.

"Berpakaian dulu dengan benar, baru keluar. Ada banyak sekali manusia di rumah ini, kalau-kalau kau lupa, Yeong Eun." Eunhyuk berkata dengan datar sambil kembali memusatkan konsentrasi pada Seong Jae yang baru saja memasukkan salah satu lengannya ke kemeja.

THE WILD COUPLECerita yang bikin terobses. Temukan sekarang