🍁Arjuna Aneh

34.3K 2.8K 34
                                        

Entahlah hanya perasaan Vella saja atau tidak. Semenjak pulang dari acara ulang tahun Julian. Arjuna menjadi aneh.

Arjuna selalu pulang malam dengan keadaan lelah dan berakhir tidur cepat tanpa makan malam.

Sebenarnya Vella kasihan ketika melihat raut lelah di wajah Arjuna. Apalagi dengkuran keras yang mendandakan bahwa lelaki ini telah melewati hari hari lelahnya.

Vella mengelus wajah lelah Arjuna lembut.

Arjuna yang mendapat perlakuan itu lantas menggeliat kecil membuat Vella menghentikan pergerakannya takut membangunkan Arjuna.

Namun Arjuna bukannya terusik malah kembali memejamkan matanya seolah olah elusan tadi malah membuatnya semakin terlelap bukan terbangun.

Vella tersenyum kecil saat Arjuna tidur menghadap dirinya.

Dengan pelan Vella mencium wajah Arjuna mulai dari kening,kedua matanya,kedua pipinya,hidung mancung milik Arjuna dan berakhir tepat di bibir Arjuna yang membuat Arjuna menggerang.

Vella merasa bersalah. Di elusnya rambut Arjuna lembut. Lalu ia bangun dari posisi setengah tidurnya dan mengikat rambutnya menjadi satu.

Hanya dengan memakai piyama berwarna biru tua,Vella berjalan ke arah dapur untuk membuat sarapan.

Di bukanya kulkas untuk mengambil bahan bahan untuk menu sarapannya hari ini.

Karena mengingat Arjuna yang tak suka makan berat di pagi hari akhirnya Vella memutuskan hanya membuat roti bakar.

Vella membolak balikkan roti bakarnya serius sampai sepasang tangan melingkar di pinggangnya.

"Morning"sapa Arjuna sambil mengecup pipi kiri Vella.

Vella tersenyum manis menatap Arjuna.

"Morning too"

Arjuna yang mendapat senyuman manis dari Vella lantas terkekeh gemas. Ia menelusupkan wajahnya di rambut Vella yang terikat satu.

Menghirup dalam dalam aroma rambut Vella yang selalu wangi.

Seketika rasa penatnya menghilang ketika mencium aroma tubuh Vella dan memeluknya seerat ini.

"Kamu mandi gih!bau!"ucap Vella sambil melepas pelukan Arjuna.

Bukannya melepaskan Arjuna justru semakin memeluknya erat. Arjuna menggeleng keras menolak permintaan Vella.

"Gak mau!"

Vella menghela nafasnya. Arjuna sedang dalam mode manja-nya. Jika begini ia akan susah membujuk Arjuna.

Dengan telaten Vella mengangkat roti bakar tersebut dan meletakkannya di atas piring putih.

Vella membalikkan wajahnya lalu menangkup wajah Arjuna.

"Mandi dulu. Abis itu sarapan"ucap Vella lembut.

Arjuna menatap Vella cemberut.

"Gak mau kerja. Maunya manja manjaan sama kamu aja. Kamu juga gak ada kelas kan hari ini?"

Vella terdiam beberapa saat. Hari ini ia ada janji dengan ketiga sahabatnya yang kebetulan Syila dan Jeje belum kembali ke Korea dan Thailand. Dan juga Om Mike.

"Aku ada janji nanti sama sahabat sahabat aku"ucap Vella penuh penyesalan.

Arjuna menghela nafasnya.

"Gak ada waktu buat aku manja manjaan sama kamu?"lirih Arjuna sambil menundukkan kepalanya.

Ugh!Arjuna terlihat menggemaskan saat ini. Dengan gemas Vella mencubit pipi Arjuna gemas.

Ar-VellCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang