13-His Sister

52.6K 3.2K 18
                                        


Seharian ini Eunbi merasa bosan, setelah dua hari yang lalu ikut bersama kakek dan neneknya. Eunbi menghabiskan waktu dua hari menginap di mansion kakeknya.

Ketiga kakaknya sempat memprotes keras tapi apalah daya mereka kalah dengan keinginan neneknya.

Selama dua hari, Eunbi benar-benar dimanjakan kakek dan neneknya. Makan cake dan ice cream sepuas hati tanpa ada yang melarang. Neneknya pun dengan senang hati membuatkan cookies coklat kesukaannya.

Bahkan, neneknya membelikan banyak sekali sepatu baju dan tas. Eunbi tidak memerlukan itu semua tapi juga tidak bisa mencegah keinginan neneknya.

Sampai sekarangpun masih banyak kotak paket yang terus berdatangan. Semua itu karena neneknya masih terus mengirimkan barang -yang katanya- kebutuhan Eunbi.

...

Pagi ini Eunbi sama sekali tidak mempunyai kegiatan. Hanya bermalas-malasan atau menonton TV. Semua orang sedang sibuk dengan kegiatannya masing-masing. Bahkan mommynya sedang menghadiri pembukaan butik baru milik temannya. Eunbi jadi menyesal menolak ajakan mommynya untuk ikut.

Suara ponsel membuat Eunbi menghentikan kegiatannya berguling-guling tidak jelas diatas kasurnya. Kakak pertamanya yang menelfon.

“Hallo kak Al?”

Karena kesusahan menyebutkan nama-nama kakaknya, Eunbi memutuskan untuk membuat nama panggilan khusus. Alaric yang dipanggil kakak Al, Alfred yang dipanggil kakak Ed hingga Adrian yang dipanggil kakak Ian. Semua kakaknya tidak ada yang mempermasalah kan panggilan Eunbi. Malahan merasa senang karena mempunyai panggilan istimewa dari adiknya.

“Sedang apa princess?” sebenarnya Alaric tahu jika adiknya pasti merasa bosan sendirian di mansion. Ia sudah memerintahkan beberapa pelayan untuk memantau dan memberi kabar tentang adiknya secara berkala.

“Aku bosan kak Al…” rengek Eunbi kepada kakaknya.

“Mau ke menemani kakak di kantor princess? Kakak akan mengirim orang untuk menjemputmu.”

“Aku boleh ke sana? Benarkah?” dengan senang hati Eunbi menyambut ajakan kakaknya. “Baiklah, aku ganti baju dulu, sampai ketemu kakak.”

Selasai ganti baju, di depan mansion mobil yang akan mengantarnya sudah menunggunya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Selasai ganti baju, di depan mansion mobil yang akan mengantarnya sudah menunggunya.

Noah mengantar Eunbi ke depan mansion dan memerintahkan beberapa bodyguard untuk mengikuti mobil nonanya.

...

Tidak lama kemudian Eunbi sudah sampai di gedung bertingkat yang menjulang tinggi dan kokoh. Kakinya melangkah ke dalam, bermaksud menuju meja receptionis untuk menanyakan letak ruangan kakaknya.

Baru saja memasuki lobby perusahaan ternyata Eunbi sudah disambut oleh sekretaris kakaknya.

“Mari nona, saya antar menemui tuan Alaric.” ujar sekretaris Alaric yang diketahui bernama Nick.

Welcome Back (Posessive Family)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang