8-Time to say "Hello"

65.8K 4.2K 53
                                        



Setelah penerbangan yang cukup memakan waktu dan melelahkan, akhirnya mereka sampai di tempat tujuan. Tanpa membuang waktu lagi mereka memutuskan langsung menuju alamat rumah yang sudah tertera di dokumen yang sebelumnya sudah diberikan oleh Lean. Menempuh waktu kurang dari satu jam perjalanan mereka bertiga sudah sampai di depan rumah bergaya minimalis. Melangkah masuk membuka pagar kayu sebatas pinggang mereka kemudian memencet bel.

---

Pagi hari yang cerah dan hari libur di habiskan Eunbi dengan bergelung diatas kasur dengan selimut kelinci kesayangan yang melekat ditubuhnya.

Kegiatannya terganggu oleh suara bel dan teriakan Mommy nya untuk membuka pintu

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Kegiatannya terganggu oleh suara bel dan teriakan Mommy nya untuk membuka pintu. Yoora masih berkutat di dapur untuk membuat pancake untuk sarapan. Sedangkan Lean sudah duduk di kursi meja makan dengan tablet ditangan dan dihadapannya tersaji secangkir kopi panas.

Dengan malas Eunbi menyeret kaki nya melangkah menuju pintu, membuka pintu dan terkejut mendapati tiga orang laki-laki tampan yang juga menatapnya dengan wajah tidak kalah terkejut.

Eunbi menutup kembali pintu dengan sedikit membanting tepat dihadapan ketiganya yang malah semakin terkejut atas tindakan tiba-tiba adiknya.

"MOMMY...!!!"

Eunbi berlari ke dapur menyusul mommynya, dengan nafas tersengal-sengal Eunbi menceritakan apa yang dilihatnya. Sedangkan Lean yang melihat dan mendengar mereka berdua sudah berdiri dan melangkahkan kaki kearah pintu. Lean sudah menduga akan kedatangan ketiga putranya, hanyatidak menyangka akan secepat ini.

"Selamat datang, sepertinya sambutan adik kalian cukup hangat melihat ekspresi kalian saat ini." sambil membuka pintu, Lean tertawa kecil melihat ketiga wajah putranya yang masih terkejut. Ketiganya langsung menerobos masuk dan langsung bertatapan dengan wanita yang amat mereka rindukan.

Yoora berdiri mematung menatap ketiga putranya yang sudah tumbuh menjadi dewasa, air mata mengalir begitu saja ketika melihat anak yang selamaini ditinggalkan. Rasa bersalah menahan langkahnya untuk mendekat dan memeluk putranya. Yoora ketakutan dan belum siap mendapati kenyataan kalau dirinya akan mendapati tatapan kebencian dari putranya. Sebuah pelukan meruntuhkan semua ketakutannya, pelukan anak sulungnya yang menyadarkannya bahwa dia dicintai. Hingga bisikan "I really miss you, mom" disusul pelukan erat dari dua orang lainnya. Isak tangis Yoora semakin terdengar, meski teredam pelukan hangat putra sulungnya.

Eunbi yang masih tidak mengerti situasi yang ada hanya memandang bingung, Lean melihat itu tersenyum sendu dan mendekat pada anak perempuannya. Memeluknya dan mencium kening putrinya dengan penuh luapan kasih sayang.

"Tidak ingin berkenalan dengan adik kalian, son?"

"Tidak ingin berkenalan dengan adik kalian, son?"

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Welcome Back (Posessive Family)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang