Kamu itu kayak rumus matematika,
Susah dimengerti
_D.E.N_
_
_____________________________
CEKLEK
Algio menaikkan sebelah alisnya, menatap dibelakang pintu yang baru saja dibuka oleh pemiliknya. Pandangan nya menelisik ke arah orang itu dengan tatapan tak keheranan sekaligus bangga.
"Tumben," ucapnya masih setengah tak percaya kalau si bungsu sudah lengkap dengan seragam sekolahnya. Pagi ini dia bangun tanpa melewati drama susah melek seperti biasanya.
"Hehe," yang diajak bicara hanya cengengesan gak jelas.
Algio mengisyaratkan untuk turun ke bawah dengan bola matanya. Sementara dia berjalan belakangan mengikuti Zefa yang sudah lebih dulu memacu langkahnya.
"Morning papa!" jerit Zefa dari anakan tangga, berlari ke arah meja makan tempat papanya persis seperti hewan peliharaan yang baru dilepaskan dari kandang.
"Gak usah lari!" peringat Algio yang berjalan dibelakang Zefa.
Tanpa memperdulikan peringatan Algio atau memang tidak mendengar, Zefa malah terus berlari. Dan...
Brukk
"Aww," ringisnya setelah tersandung kakinya sendiri hingga dia terjatuh dari anakan tangga terakhir.
Tuk
"Bandel," ujar Algio melayangkan jitakan dikening Zefa, bukannya membantu adiknya tersebut untuk berdiri.
Sementara Zefa dibuat cemberut masih dalam posisi terduduk. Nelum hilang sakit di kakinya sudah ditambah lagi oleh tangan Algio yang gemas sekali dengan kelakuan sang adik. Sedangkan Reno sudah terkekeh geli melihat ekspresi dari anak- anaknya itu.
"Abang, itu adeknya dibantuin dulu," ujar Mamanya yang baru saja datang dari arah dapur. Dia sudah tidak terkejut dengan kejadian seperti itu.
"Biarin aja ma, bandel," ucap Algio melirik ke arah Zefa.
Gadis itu semakin menekuk wajahnya, tak lupa mendumel nggak jelas seraya bangkit dari duduknya. Algio sungguh tega meninggalkannya. Dia menghentakkan kakinya dengan kesal, menghampiri Reno lalu memberikan morning kissnya ke papa dan mama tersayang dan dengan sengaja melewatkan Algio.
"Ekhem," Algio mencoba menarik perhatian Zefa, namun Zefa tetap cuek pura-pura tak melihat abangnya yang duduk berhadapan dengan nya. Dia bahkan sengaja membuang muka setiap kali Algio berhasil mengunci manik matanya.
"Pa, tau gak episode terakhir film Upin Ipin?" Tanya Algio masih mencoba menarik perhatian Zefa
Dan Yap! Zefa sepertinya mulai terpancing. Gadis itu memasang wajah bertanya ke arah Algio, menunggu ucapan selanjutnya. Sebenarnya dia mau bertanya tetapi dia tidak boleh lupa kalau sedang ngambek.
"Tau, emang kenapa bang?" Reno seakan mengerti maksud Algio dengan mengikuti permainannya.
"Sini, Al bisikin," Algio mendekat ke arah papanya membisikkan sesuatu yang sebenarnya tidak ada. Namun, Reno juga tak tinggal diam, iya berucap, " oh ya, kapan, wahhhh, menarik, boleh, boleh," dan itu tambah membuat Zefa makin penasaran.
KAMU SEDANG MEMBACA
Arcanus (Completed)
Misteri / ThrillerPart lengkap. WARNING !!! [Follow sebelum baca] 🏅Rank 1 #psychokiller 🏅Rank 3 #psycho-thriller 🏅Rank 1 #latin 🏅Rank 1 #riddles 🏅Rank 1 #Horor 🏅Rank 1 #kejutan 🏅Rank 2 #remaja 🏅Rank 5 #sadis 🏅Rank 3 #gore 🏅Rank 8 #pembunuhan ARCANUS, apa y...
