Petualang Yang Di Cari

734 70 53
                                        

Tiga:"hedeh...kakiku menangis.."
Dyna:"JANGAN MENYERAH!! Kita pasti bisa sampe ke gunung itu!!"
Justice:"astaga...kenapa nggak terbang aja?"
Cosmos:"tapi Gaia udah nyoba kayak gitu, tapi dia nyangkut di pohon"

Kata Cosmos sambil menunjuk ke belakang...

Agul:"ada bae kau.."
Gaia:"aduduh...sakit ih, daun pake berduri segala"
Agul:"diem!! Mau dicabut nih!"

Cosmos:"eh kalian udah bener izin belom nih?"
Dyna:"udah lah..kalo nggak izin kenapa Mebius ikut?"
Mebius:"apa aku sama sekali enggak keliatan?"
Cosmos:"eh eh maaf Mebius.."

Mebius:"huu..kenapa aku harus ikut masuk ke hutan belantara ini..."

Flashback
Zoffy:"hemm...jadi petunjuknya hutan?"
Tiga:"iya, itu satu-satunya cara sekarang"
Taro:"a! Aku tau..kalian pergi aja, tapi Mebius ikut!"
Mebius:"lah?"
Zoffy:"iya..boleh sih, kalau ada masalah kami bisa langsung tau"
Mebius:"....bye bye PC gamingku..."
Flashback end


Agul:"ini jalan bener nggak sih?"
Justice:"bukannya kamu yang pegang kompas?"
Agul:"si Gaia!"
Gaia:"di aku nggak ada.."


Sementara itu...
Hikari:"ngoahh!! Eh? Kompas siapa ini?"


Mebius:"astaga..aku pikir pergi bersama kalian lebih aman dari para bersama A1.."
Agul:"ah...Gaia!!"
Gaia:"salahin si petualang lah! Ngapain tinggal di tengah hutan"

Tiga:"tenang semuanya..tenang, aku masih punya kompas di tasku"
Cosmos:"ah...untunglah.."

Kali ini Tiga pegang kendali, mereka berjalan kembali ke atas gunung. 
Setelah istirahat lima kali, akhirnya mereka sampai di puncak gunung. 
Di sana sangat dingin, sampai Cosmos pun harus ngubah form jadi Corona Mode biar mereka semua tetep hangat. Bahkan Mebius sampai ngeluarin bola api di tangannya. 

Tiga:"okeh jadi..kita udah sampe puncak gunung, selanjutnya apa?"
Mereka semua terdiam. 

Mebius:"di sana ada rumah kecil..."
Gaia:"mana? Nggak ada"
Mebius:"tadi ada..tapi ketutup kabut..."
Agul:"coba gedein bola apinya"

Mebius membesarkan bola api di tangannya, membuat kabut di sekitar mereka perlahan hilang. 
Dyna:"nah itu dia!!"
Tiga:"kamu yakin itu rumah si petualang?"
Justice:"mau petualang atau bukan yang penting kita bisa numpang toilet..."
Cosmos:"waw...smart"
Mebius:"emang mereka mau?"
Gaia:"kita kan punya senjata rahasia.."
Mebius:"senjata apa?"

Agul menghela napas, ia membisikan sesuatu kepada Mebius. 
Mebius:"HAH? Kenapa harus aku?"
Agul:"ya..karena kamu anak bawang"
Mebius:"aku bukan anaknya bawang..."
Dyna:"paling muda Mebi..."
Mebius:"tapi ya..jangan aku juga..."
Tiga:"yah meski mau dipaksa ganti pun, damage nya nggak akan segede kamu, muntah malah..."

Mebius menghela napas...


Mereka mendatangi rumah itu dan mengetuk pintu. Tidak ada rumah lain di sekitar situ. Dengan kabut disekitar mereka menambah rasa kebelet Justice..

Justice:"ah..kenapa harus aku yang kebelet..."


Tok tok tok
Tiga:"permisi..."

Ceklek
Seorang pria dengan pakaian kaos dan celana pendek membuka pintu. 

Dyna dalam hati:"nggak dingin apa?"

Pria:"apa?"
Tiga:"apa kami boleh menumpang di sini sebentar? Hanya untuk toilet?"
Pria:"cih..nggak!"

Agul:"giliranmu Mebius.."

SCHOOL OF ULTRACerita yang bikin terobses. Temukan sekarang