20. CURIGA
******
Kompak menoleh kaget, Sagara dan Kiyara langsung menjauhkan kepala mereka ketika mendengar suara Ana. Cengiran canggung mereka tampilkan.
Ana berjalan menghampiri kedua anaknya dengan gelengan kepala. Tanpa permisi, tangannya menghinggap di telinga Sagara gemas.
"Akhh, Mommy!" Sagara memekik kesakitan ketika Ana menjewer telinganya.
"Nakal ya! Tadi kamu sendiri yang bilang Kiyara sakit, tapi ini apa hah?!" ucapnya geram.
"Aduh, Mom. Lepas sakit ini!"
Ana melepaskan tangannya dari telinga sang anak, kemudian berkacak pinggang dengan tatapan galak. Sagara sendiri langsung mengusap-usap telinganya yang sudah memerah. Dan Kiyara bengong sekaligus bingung.
"Mommy kenapa sih, masuk-masuk langsung narik telinga?" Sagara misuh-misuh di tempatnya.
"Istri kamu itu lagi sakit. Napsunya tahan dulu dong. Gak sabaran banget kaya Daddy-mu. Mommy gak mau, ya, Kiyara makin sakit dan lama sembuhnya gara-gara kamu jenguk dede bayi!"
Salah paham rupanya. Ana mengira Sagara dan Kiyara hendak melakukan ritual suami istri. Padahal kenyataannya Sagara hanya mengambil semut yang ada di bantal Kiyara.
Kalau pun ingin melakukan itu, Sagara tidak mungkin melakukannya di saat Kiyara sakit seperti ini. Dalam kondisi sehat saja Sagara tidak pernah memikirkan, ia masih menghargai Kiyara yang katanya belum siap.
Lagian mereka hanya sekali pernah melakukan itu. Dan ajaibnya langsung membuahkan hasil. Kiyara dalam masa subur dan benih Sagara sangat unggul.
"Untung Mommy cepet dateng. Kalau aja setengah jam telat pasti menantu kesayangan Mommy ini udah habis digarap kamu."
"Mommy ngomong apasih," kata Sagara lalu menjauh memilih membuka tirai gorden kamar agar cahaya matahari bisa masuk.
"Ya ngomongin kamu lah. Masa ngomong hahaha hihihi hohoho."
Kemudian ibunda Sagara itu duduk di samping menantunya. Tatapannya seketika berubah menjadi lembut dan pelan mengusap pipi Kiyara. "Masih panas. Kamu ngerasa pusing juga gak, Sayang?"
Kiyara mengangguk. "Maaf, ya, Mom, aku berantakan gini," ucapnya merasa tidak nyaman.
"Berantakan dari mananya? Orang menantu kesayangan Mommy cantik gini kok. Udah gak usah pikirin itu. Nih Mommy bawain sup ayam suwir. Kamu makan, ya, Sayang, biar cepet sembuh." Ana tersenyum hangat dan mengusap rambut Kiyara penuh sayang. Ia sudah menganggap Kiyara seperti anak kandungnya sendiri.
"Gara, tolong ambilin mangkok sama sendok, ya. Sekalian air mineralnya juga."
Sagara melirik. "Buat Ara doang?"
“Buat kamu juga ada. Ayo cepet sana ambilin. Kasian ini istrimu lagi sakit nunggunya lama.”
"Iya."
Setelah Sagara keluar, kini mata Ana kembali lagi pada Kiyara. "Mommy udah telepon temen Mommy yang kebetulan Dokter kandungan buat ke sini periksa kamu. Mungkin nanti setengah jam lagi, dia datang."
KAMU SEDANG MEMBACA
SAGARA [END]
Teen FictionSemua manusia memiliki rencana untuk masa depannya, tercapai atau tidaknya hanya takdir yang dapat menentukan. Cerita ini berkisah tentang dua anak manusia yang harus terjebak dalam ikatan pernikahan tanpa didasari rasa cinta di dalamnya. Sagara dan...
![SAGARA [END]](https://img.wattpad.com/cover/218625483-64-k300240.jpg)