12. ARIO
*******
"Lagi ngeliatin apa sih lo?" Romi bertanya penasaran dan mengikuti arah mata Rio tertuju.
Sontak, ia berseru heboh sambil menggepak meja. "Cieeee! Aa Rio kayaknya sedang jatuh cintrong nih!"
"Apaan dah?" tanya Sagara ikut menolehkan kepalanya. Seketika ia melotot, namun sedetik pula raut wajahnya berubah seperti semula.
Gilang menyahut santai. "Rio lagi suka sama seseorang."
"Uhuy. Cantik ya, A?" Romi tersenyum tengil menggoda Rio.
"Bisa diem gak?" ujar Rio datar. Matanya hanya sekilas melirik Romi dan kini kembali lagi menatap objek paling menarik menurutnya. Perempuan yang sedang melahap siomay sambil tersenyum manis. Tapi bukan ke arahnya.
"Arara kimochi. Mantep A, sekali jatuh cinta langsung sama dedek gemes. Btw lo sama Kiyara mirip deh, Yo. Wah apa jangan-jangan kalian emang jodoh?!" seru Romi lagi.
Yap. Yang saat ini diamati laki-laki itu adalah Kiyara Niasyila. Sekali lagi Kiyara Niasyila. Istri Sagara. Makanya Sagara sampai melotot tadi.
Rupanya panas juga ketika istri sendiri dilirik laki-laki lain.
"Lah iya ya mirip. Gue dukung lo Yo. Srepet aja udah. Nanti diduluin orang mampus lo cuma nyesel," ujar Gilang menyutui perkataan Romi.
Ia memang sudah dapat membaca bahasa tubuh temennya itu. Gilang sering memergoki Rio yang diam-diam selalu mengamati Kiyara. Ada sorot berbeda di mata cowok itu. Dan Gilang tahu, Rio sedang tertarik dengan perempuan bernama Kiyara.
Rio berdehem canggung. "Kiyara single. Kalau gue ngedekatin dia gimana?" ucapnya meminta saran.
Romi menggeleng tegas membantah. "Nooo! Kalau ngedeketin doang baik enggak usah. Harus sampai official juga dong!" Kemudian cengirnya terlihat.
"Agree!" timpal Gilang setuju.
Senyum miring tercetak di bibir Rio. Sangat tipis sampai hanya dia yang menyadari. Sudah mendapat restu dari dua temannya. Dan sekarang matanya menoleh pada Sagara.
"Lo, Gar? Menurut lo gimana?"
"Terserah lo sih. Yakin emang lo bisa dapetin dia?" Sagara menyeruput minumannya tanpa menatap Rio. Sangat santai walau pun rasanya sangat panas.
"Kok lo kayak gak ngedukung gitu, Bos? Harusnya seneng dong temen kaku lo naksir cewek. Atau..., jangan bilang lo juga suka sama Kiyara?" ujar Romi menunjuk Sagara dramatis.
"Enggak mungkin lah! Si Gara kan korban gamon. Mana mungkin dia suka sama Kiyara!" sahut Gilang cepat.
Romi mengangguk membetulkan. "Iya juga sih. Mbak A kan masih jadi ratu di hatinya, Bos. Mana ditinggal pas lagi bulol-bulolnya lagi. Hahaha kasian!" Lalu tawa dari Romi dan Gilang mengudara untuk meledek Sagara.
"Anak Asu!" umpat Sagara.
Ia membuang muka dan memilih memperhatikan Kiyara. Sepintas Kiyara juga menatap ke arahnya namun langsung buang wajah.
KAMU SEDANG MEMBACA
SAGARA [END]
Novela JuvenilSemua manusia memiliki rencana untuk masa depannya, tercapai atau tidaknya hanya takdir yang dapat menentukan. Cerita ini berkisah tentang dua anak manusia yang harus terjebak dalam ikatan pernikahan tanpa didasari rasa cinta di dalamnya. Sagara dan...
![SAGARA [END]](https://img.wattpad.com/cover/218625483-64-k300240.jpg)