26. NIGHTMARE

52.3K 5.1K 615
                                        

26. NIGHTMARE

******

Pulang dari sekolah, Sagara dan Kiyara memutuskan untuk langsung menuju kamar. Kiyara meletakkan tasnya di meja belajar. Sedangakan Sagara dengan kebiasaannya langsung menjatuhkan diri di atas kasur.

Merasa gerah, Kiyara mengambil remot AC lalu menaikkan suhu dingin di ruangan itu. Kemudian ia mendudukan dirinya di atas kasur, menatap Sagara yang tengkurap di sebelahnya.

"Kak?" panggil Kiyara.

"Hm?"

"Jadi cerita gak?"

Sagara memilih bangkit duduk bersandar di punggung kasur, mengehela napasnya panjang, laki-laki itu balas menatap Kiyara. Ia mulai menceritakan semuanya kepada Kiyara. Kenapa bisa ujung bibir cowok itu memar dan alasan Rio menonjok dirinya.

Mendengar cerita Sagara, Kiyara tentu kaget. "J-jadi Kakak berantem sama Kak Rio gara-gara gue?" tanya perempuan itu sedikit shock.

"Hm."

Mata Kiyara pindah menatap langit kamar, merenung beberapa detik. "Emangnya apa sih yang Kak Rio lihat dari Gue? Padahal dia jauh lebih baik, dan kenapa milihnya suka sama gue?"

Sagara mengernyit. Kiyara tidak sadar dengan kelebihannya atau memang merasa serendah itu? Padahal kenyataannya Kiyara memang pantas disukai. Perempuan itu memiliki daya tarik tersendiri yang membuat orang mudah menyukainya.

"Lo gak pernah ngaca, ya, Ra?" tanya Sagara.

Kiyara kembali menoleh pada Sagara. "Gue sadar, Kak. Iya sih banyak orang bilang jadi gue tuh beruntung. Tapi kadang gue masih merasa kurang. Kakak kayak gak tau sifat perempuan aja. Sesempurna apa pun perempuan, dia pasti tetap merasa insecure."

"Kurang bersyukur itu," respon Sagara lalu bangkit, mengganti pakaiannya dengan kaos biasa. Kebetulan hari ini Sagara libur kerja, jadi ia bisa berleha-leha di rumah seharian.

Kiyara tak lagi menanggapi. Ia memilih buka aplikasi yang langsung menimbulkan getar tak berhenti karena notif terus masuk. Tentu saja. Berkat postingannya pagi tadi, ia terus diteror oleh netizen dengan berbagai tanggapan positif dan negatif.

"Rio nge-blok gue," ucap Sagara ketika melihat media sosial Rio tidak lagi muncul di handphonenya.

"Gue juga di-blok," sahut Kiyara.

"Seumur-umur gue temenan sama Rio, kali ini titik tertinggi amarahnya. Gue gak tau, Rio bisa maafin gue atau enggak pas tau kebenarannya nanti. Dia tuh suka banget sama lo, Ra. Baru kali ini dia jatuh cinta sama cewek bahkan sampai minta bantuan gue buat deketin," kata Sagara lagi.

Jujur Sagara merasa sedih. Tapi kepuasan karena hubungannya dan Kiyara telah diketahui publik lebih besar. Sagara jadi tidak perlu khawatir ketika ia dekat dengan Kiyara, akan menimbulkan kecurigaan pada orang lain.

"Gue jadi ngerasa bersalah," ungkap Kiyara menghela napas berat. Pertemanan Sagara dan Rio renggang karena dia.

"Enggak perlu. Di sini gak ada yang salah, Ra. Gue bakal coba jelasin ke Rio nanti. Semoga aja dia mau ngerti. Harus ngerti sih. Lagian dia juga harus ngehapus perasaannya sama lo. Lo udah jadi milik gue. Dan Rio gak bakal bisa ngambil lo dari gue."

SAGARA [END]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang