15. Menyelidiki

422 31 0
                                    

~oOo~

~oOo~

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

~oOo~

Selamat sore guys...









°Happy Reading°




***

Tanpa Vanessa tau, Nevan sudah memasang CCTV di bagian-bagian titik rumahnya.

Salah satunya di depan rumah dan di luar pagar, dan saat ini cowok berkaos putih tersebut sedang menjaga gadisnya sambil memeriksa siapa orang yang sudah meneror rumah kekasihnya.

Nevan mengernyit saat melihat seseorang tengah berdiri mengenakan hoodie hitam, sayangnya dia tidak bisa melihat orang itu dengan jelas, karena wajahnya di tutupi masker dan juga penutup hoodienya.

Namun ada satu yang membuat matanya kian menyipit, ada tanda luka di bagian tangannya. Nevan mencoba mengingat siapa yang memiliki tanda bekas luka memanjang tersebut.

Musuhnya kah, namun selama sering adu tonjok tidak ada ia melihat luka tersebut di tangan Keanu. Apakah orang itu adalah anak buahnya Keanu. Mungkin saja, Anggota BlackEagle juga banyak anak buah.

Dia akan menyelidiki lebih dalam lagi nanti, Nevan memilih menutup laptopnya merenggangkan ototnya yang terasa pegal, Nevan menoleh menatap Nessa yang tidur sangat pulas, ingin rasanya ia pulang, namun mengingat lagi orang misterius itu, membuatnya urung.

Nevan bangun dari duduknya, membenarkan letak selimut gadisnya tidak lupa memberi kecupan di kening Nessa. Lalu mengambil bantal untuk ia bawa tidur di sofa.

Walaupun dirinya sering mendatangi kamar sang pacar, Nevan tidak pernah mau menyentuh Nessa dengan lebih, walaupun jika dia mau hal itu bisa saja dia lakukan. Namun Nevan terlalu sayang dengan gadis itu. Jadi dia tidak ingin merusak gadis yang begitu ia cintai.

Lebih baik ia tidur di sofa asal bisa menjaga Vanessa. Sebelum memejamkan matanya ia menoleh menatap lagi wajah cantik Nessa hingga cowok itu terlelap.

Pukul 05:30 saat suara adzan berkumandang Nessa menggeliat tubuhnya dan matanya tiba-tiba membuka sempurna ketika mengingat kejadian beberapa jam lalu. Nessa bangun dan mencari sosok yang sedang menemaninya. Senyum kelegaan terbit di bibirnya kala melihat Nevan tengah meringkuk di sofa.

Vanessa turun dari tempat tidur, menghampiri Nevan ia berjongkok di depan cowok itu, tangannya mengusap lembut rambut Nevan. "Terima kasih. Aku sayang kamu Nevan," ucap pelan Nessa lalu mencium kening Nevan dengan sayang. Nessa berdiri lalu pergi menuju kamar mandi.

Setelah terdengar suara pintu tertutup dan di kunci, perlahan mata Nevan terbuka, ia mengulum senyum manis. Menatap pintu kamar mandi hatinya berbunga dan menghangat mendengar ucapan Vanessa. Tanpa membalas ucapan gadis itu Nevan pun sangat menyayangi gadis itu melebihi dirinya sendiri.

GoodBoy GangstersTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang