Part 6: sadest

32.2K 1.1K 16
                                        

Guys... Tolong vote nya dong. Yang baca cerita ini lumayan banyak loh. Kenapa yang vote cuma beberapa aja. Aku udah effort banget buat cerita ini, kalian juga harus dukung aku dong dengan cara vote. Sedih deh kadang liat viewersnya banyak tapi pada nggak mau Vote.

Happy Reading....
.
.
.
.

Ella membuka matanya. Ella melihat jam di atas lacinya yang masih menunjukkan pukul 02.34 pagi. Ella pun menoleh ke belakang, ternyata lelaki itu masih berada di kamarnya.

Siapa lagi, kalau bukan Sean. Sean meringkuk di belakangnya dan tertidur sangat pulas. Lelaki itu mendengkur, mungkin lelah karena mereka baru saja melakukan percintaan lagi?

Tidak, Bukannya Ella merelakan tubuhnya begitu saja di jamah oleh Sean. Ella mempunyai rencana. Ella harus mencari tahu, apakah yang membuat Gio kecelakaan adalah Sean atau bukan.

Ella pun menyibak selimutnya. Ella memungut dress tidurnya di lantai dan memakainya dengan hati-hati. Setelah selesai, Ella melihat ponsel Sean yang ada di atas laci sebelah kiri, tepatnya di belakang Sean.

Ella berjalan sepelan mungkin agar Sean tidak bangun. Sean mungkin bisa marah kalau Ella menggeledah ponselnya tanpa izin.

Ella mengambil ponsel itu lalu berlari dengan pelan. Sebelum menutup pintu, Ella melihat Sean terlebih dahulu, jika keadaan sudah aman. Ella baru menutup pintu dan menguncinya dengan rapat.

Ella meletakan ponsel Sean di atas wastafel. Ella menatap ponsel itu dengan takut. Bagaimana kalau memang benar Sean adalah pelakunya. Tapi, Ella tidak boleh berpikiran negatif dulu.

Ella agak takut untuk memeriksa ponsel Sean. Tunggu, bukankah itu berarti, Video saat Ella dan Sean berhubungan intim ada di ponsel itu juga. Bagus!

Ella mengambil ponsel itu kembali, Ella menyelipkan rambutnya ke belakang telinga lalu menghidupkan handphone milik Sean itu.

Sial! Ternyata Sean mengunci ponselnya dengan Pin. Ella tidak tahu apa kata sandi ponsel Sean. Karena Ella memang tidak pernah menyentuh ponsel Sean sama sekali.

Ella berpikir sejenak...

"Tanggal pernikahan?" Tanya Ella pada dirinya sendiri.

Ella mencoba mengetikkan angka itu. Tapi ternyata salah...

"Ulang tahun Kak Sean?"

Tetap salah. Ella berkali-kali memasukkan angka yang menurut Ella bisa membuka ponsel itu. Tapi ternyata terus salah. Ella juga memasukkan tanggal ulanh tahun Luna, tapi...

"Tunggu.... Ulang tahun gue?" Gumam Ella.

Ella memasukan nomor itu lagi. Dan...

"Yess!! Berhasil!!" Seru Ella.

Ella merenung sejenak. "Tapi kenapa dia pake kata sandi ulang tahun gue. Udah gila kali"

Ella pun tak mau pikir panjang. Gadis itu langsung menggeledah isi ponsel Sean. Mulai dari SMS, Whatsapp dan aplikasi chatting lainnya. Ella tidak menemukan hal yang mencurigakan.

Isi WhatsApp Sean hanyalah dirinya saja, dan Luna, selebihnya hanya rekan kantor saja. Itupun tidak Sean buka sama sekali.

Ella juga mengecek isi percakan Sean dan juga sekertarisnya, Farhan. Tapi hanya obrolan biasa saja menyangkut pekerjaan. Sepertinya memang bukan Sean pelakunya.

Untuk apa juga Sean melakukan itu padahal Ella sudah menjauhi dan memutuskan Gio. Ella sangat bodoh, bagaimana bisa Ella berpikiran seperti kalau Sean yang membuat Gio kecelakaan?

Obsessed With You #Seri 1 (END)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang