Part 3: Break up

49.5K 1.1K 40
                                        

Selamat Membaca💞
.
.
.
.
.

Ella berjalan menuruni tangga, Ella pun berhenti sejenak ketika melihat Sean yang sudah duduk sarapan dengan Luna. Mereka terlihat begitu mesra. Sepertinya Luna memang sengaja tidak membangunkannya.

Ella mengurungkan niatnya. Ella berbalik ke atas sebelum sebuah suara memanggilnya.

"Ella.. Ayo sarapan dulu. Kakak udah masakin makanan kesukaan kamu"

Siapa lagi, kalau bukan Luna. Ella berbalik lagi. Matanya justru tertuju kepada Sean yang saat ini tengah menatapnya dengan senyuman tipis.

Tumben sekali Sean tersenyum di depan Luna seperti itu. Biasanya tidak pernah, bahkan Luna berpikiran bahwa Sean dan Ella tak akur satu sama lain.

"Ehm... Iya kak!"

Ella pun melangkahkan kakinya turun. Ella duduk di depan Luna dengan canggung. Aneh sekali, padahal Ella tidak pernah canggung seperti ini ketika sedang makan bersama Sean dan Luna.

Ella melirik Luna yang hari ini memakai pakaian santai. Sepertinya Luna sedang tidak bekerja. Bagus kalau begitu, dengan begitu Sean hari ini tidak akan mengganggunya

Ella mengambil piring dan sendok. Luna mengambilkan Ella nasi cukup banyak
Ella pun protes.

"Makan yang banyak. Kamu nggak liat badan kamu kurus begitu" tegur Luna.

Ella pun pasrah saja. Ucapan Luna tidak terbantahkan. Luna justru akan semakin mengomeli Ella jika Ella protes.

"Oh iya Ella. Kamu ganti nomor?"

"Hah?"

"Kamu ganti nomor? Kok nggak bilang-bilang" ucap Luna.

Ella menoleh kepada Sean. Sean hanya diam saja.

"Iya Kak. Hape aku ilang. Jadi kemarin baru aja beli yang baru" ujar Ella.

Luna mengangguk, Luna mengambil lauk yang cukup banyak untuk adik kesayangannya itu. Melihat tubuh adiknya yang sangat kurus membuat Luna sedih.

"Gio udah pulang. Kemarin dia telepon Kakak karena kamu nggak bisa dihubungi" Ucap Luna.

"Gio?"

"Gio. Kamu cepetan kabarin dia gih. Dia pulang cuma buat ketemu kamu loh" Ujar Luna.

"Tapi katanya Gio pulang bulan depan. Kok dia nggak kabarin aku kemarin" gumam Ella.

Gio adalah lelaki yang sudah 2 tahun ini menjalani hubungan dengan Ella. Gio kuliah di luar negeri, Ella rasa ia pernah menceritakannya kepada Kalian.

"Gio? Gio yang waktu itu pernah datang ke Apartemen kamu?" Tanya Sean kepada Luna.

Luna mengangguk.

"Kamu masih pacaran sama dia Ella?"

Ella mendongak menatap Sean. Sean bertanya dengan menekan setiap kalimat. Sean menatap Ella sangat tajam.

"Jelas Gio masih pacaran sama Ella. Gio itu dulu susah banget buat dapetin Ella. Mana mungkin Gio ngelepasin Ella gitu aja" jawab Luna.

Sean menatap Ella dengan tatapan tajamnya. Sean sedang sangat marah sekarang. Sean baru tau kalau Ella masih memiliki hubungan dengan Gio sampai sekarang. Dan Ella tidak pernah mengatakan apapun kepadanya?

Sean beralih ke Luna. "Sayang. Kamu mau pergi sekarang?"

"Oh iya aku lupa" Luna menepuk jidatnya.

"Kak Luna mau kemana?" Tanya Ella sedikit panik.

"Kakak mau pergi belanja barang-barang perabotan El. Kamu mau ikut?" Ucap Luna.

Obsessed With You #Seri 1 (END)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang