Happy Reading.... Jangan lupa Vote!
.
.
.
.
.
3 Minggu kemudian.
Sudah tiga Minggu setelah Sean dan Ella memutuskan untuk menikah. selama tiga minggu pula semua orang sibuk mempersiapkan acara itu. Acara dilaksanakan di rumah kedua orang tua Sean. Karena lebih luas, dan kebanyakan teman bisnis Sean dan ayah Sean tidak tahu dimana tempat tinggal Sean.
Ella dan Sean sudah 2 Minggu ini tinggal di Rumah orang tua Sean. Ella yang sampai sekarang belum diperbolehkan untuk berjalan terlalu jauh. Sean baru boleh mengizinkan Ella berjalan sendiri saat hari pernikahan mereka 6 hari lagi.
Sepanjang hari Ella hanya duduk di sofa dan memperhatikan orang-orang yang berlalu Lalang saja. Sean pun sibuk, lelaki itu harus membagi waktu antara pekerjaan dan juga memantau persiapan pernikahannya. Karena pekerjaan Sean juga sedang sibuk-sibuknya.
Ditemani oleh Justin dan juga Vero. Kedua lelaki itu sedang membuat list tamu undangan yang akan hadir di pernikahan Ella dan juga Sean. hanya para kerabat dan juga teman dekat. Sean menyuruh adik-adiknya untuk mengundang teman-temannya juga. Karena Ella hampir tidak memiliki teman selain dua teman kuliahnya yang ia kenal beberapa bulan lalu. Sean pun sama, ia hanya mengundang teman-teman kantornya saja alih-alih mengundang teman kuliahnya.
Tidak ada yang menarik, Ella sangat bosan. Ada beberapa hidangan di depan Ella tapi Ella bahkan tidak berselera melihatnya. Ia menunggu kepulangan Sean, entah mengapa ia tak suka Sean terlalu lama meninggalkannya untuk bekerja. Mungkin bayi yang ada di perutnya sedang sensitive.
"Ella, apa ada temen kamu yang lain yang pengen kamu undang?" tanya Justin yang berhasil membuyarkan lamunan Ella.
Ella menggeleng, "Kemarin aku udah kasih tau Kak Justin kan. Aku cuma ngundang teman dekat aku aja. Dua orang"ujar Ella.
Ella hanya mengundang Andreas saja dan juga pacar Andreas. Tidak untuk yang lain, karena selain ia menikah dengan Kakak iparnya sendiri, Ella juga sedang dalam keadaan perut membesar. Ngomong-ngomong usia kandungan Ella sudah memasuki 6 bulan kurang seminggu. Ella sendiri tidak menyangka kalau bayinya tumbuh secepat itu.
"Kamu benar-benar nggak punya keluarga lain selain Luna? tante atau Om kamu misalnya?" tanya Justin lagi.
"Ada sih. tapi hubungan kami nggak terlalu baik. Lagian beda kota juga, nanti malah repot lagi. Udah itu aja" jawab Ella sedikit ragu-ragu.
Justin mengangguk. Justin lah yang paling bertanggung jawab dalam acara pernikahan Ella dan Sean. Karena Sean mempercayai Justin secara penuh untuk mengatur semuanya.
Ella sudah berkali-kali mengirim pesan kepada Sean untuk segera pulang. Tapi Sean tetap bilang kalau ia tak bisa pulang sekarang karena masih banyak kerjaan. Ella sangat bosan. Ia ingin sekali jalan-jalan menelusuri rumah ini tapi ia selalu ingat dengan ancaman Sean.
"Kamu ngantuk Ella? mau aku antar ke kamar buat Istirahat?" tanya Justin.
"Nggak kak. Aku di sini aja bosen apalagi di kamar sendirian. Kak aku mau makan Pizza, aku boleh nggak minta Kak Justin buat beliin aku Pizza. Tadi aku udah minta tolong ke kak Sean tapi katanya dia masih sibuk banget" Ujar Ella.
"Boleh dong Ella. Kalau pengen apa-apa jangan sungkan buat bilang. Sebentar lagi kan aku jadi Ipar kamu" Ucap Justin.
Ella tersenyum lebar "Thank you Kak"
KAMU SEDANG MEMBACA
Obsessed With You #Seri 1 (END)
RomantikElena atau biasa dipanggil Ella, gadis yang cantik berusia 19 tahun. Ia sudah menjadi yatim piatu saat ia masih duduk di kelas 1 SMA. Yang mengharuskan ia tinggal bersama Kakaknya yang sudah menikah. Awalnya biasa saja. Tapi semakin hari, Kakak ipar...
