Empattujuh💅

120K 8.1K 914
                                        

selamat tinggal dunia
~syahfa~
***

"H A P P Y R E A D I N G"
let's enjoy





go

Razan memberhentikan motor nya, spontan mata Syahfa mendelik ngeri saat melihat sebuah tempat dan gedung menjulang yang berada dihadapan nya ini. Gedung yang sudah terlihat tua, banyak coretan-coretan tak jelas digedung itu.

Tunggu-tunggu, jangan bilang kalau ini adalah basecamp nya Raksa?

"Lo ngapain bawa gue ketempat ini? Katanya papa nyuruh gue balik, Ayo balik kak!" Ujar Syahfa dengan perasaan yang terselimuti rasa takut.

Razan menepiskan senyuman miring. "Ternyata lo orang nya bego banget ya. Gampang percaya sama omongan orang." Desis Razan.

Syahfa meneguk Saliva nya. "Jangan bilang Lo mau macem-macem?! Gue mau balik!" Sentak Syahfa langsung berlari dari sana.

Tidak semudah itu untuk kabur, Razan langsung berlari menyusul Syahfa. Mencengkram kuat kedua tangan gadis itu.

"Lepasin guee Zan, lepasinn." Mohon Syahfa pada Razan. Ia terus memberontak dan berusaha sekuat mungkin untuk lepas dari Razan. Namun, tenaga pria itu cukup kuat dibandingkan dengan tenaga Syahfa.

"Diem bego!" Hardik Razan, Ia terus menyeret Syahfa untuk masuk kedalam gedung itu.

"Razan gue mohon zan, lepasinnn." Lirih Syahfa.

"Aws sakit zann, tangan gue sakit!" Ringis Syahfa.

Mata Syahfa mendelik tak percaya saat mendapati Bianca dan juga Dio yang sedang berdiri dihadapan nya. Seketika tubuh Syahfa membatu saat mendapati kedua sosok orang yang tidak senang dengan nya.

Razan menghempaskan kasar tubuh syahfa sehingga membuat tubuh Syahfa tersungkur kelantai yang cukup kotor itu. Terjatuh tepat di hadapan Bianca dan juga Dio yang sedang berdiri angkuh.

Bianca menarik senyuman, berjalan mendekat ke arah Syahfa yang masih terduduk di lantai.
Bianca meletakkan kakinya ke punggung Syahfa. Memijakkan kaki kanan nya kuat pada punggung Syahfa sehingga membuat tubuh Syahfa makin menyentuh lantai.

"Syahfa, Syahfa, lo udah masuk kedalam permainan gue fa! Dan sekali nya lo masuk, Lo gak akan pernah bisa keluar." Desis Bianca.

"Lo emang cewek gila ya, Bi! Lo emang iblis!" Hardik Syahfa, Sudah cukup kesabaran nya di uji oleh Bianca.

Bianca semakin memperkuat pijakan nya. Menyentak begitu kasar punggung Syahfa.

"Aws." Ringis Syahfa, sepatu hak Bianca cukup menusuk tulang tulang punggung nya.

"Mati Lo sekarang!" Sentak Bianca.

Dio langsung melerai Bianca, menjauhkan Bianca dari Syahfa. "Udah bi udah! Lo gak bisa keterlaluan gini." Ucap Dio menengahi.

Bianca mengerang, emosi nya begitu terpancing oleh Syahfa. "Lo urus deh tu cewek jalang! Mau Lo apain juga terserah Lo!" Ujar Bianca pada Dio.

Dio tersenyum. "Pastinya mau gue ajak asik-asik." Ucap nya.

Bianca memutar bola mata nya malas. Ia sudah paham dengan gelagat si otak mesum itu. AlhasilBianca beranjak dari sana, meninggalkan beberapa anak Raksa dan juga Syahfa begitu saja.

Dio menatap anggota nya satu persatu. Memberikan instruksi untuk segera meninggalkan tempat ini. Mereka semua langsung paham dan segera pergi dari sana. Meninggalkan Dio dan Syahfa berduaan.

AKASYACerita yang bikin terobses. Temukan sekarang