Extra partt🖤

129K 6.4K 1.7K
                                        

Happy Wedding Syahfa-Aka
~dari Author~

___________________________________

4 Tahun Kemudiann

Akhirnya Pesawat yang Syahfa tumpangi sudah landing di bandara Soekarno-Hatta.
Sudah dua tahun lamanya Syahfa tidak menginjakkan kaki sama sekali di kota kelahiran nya, Dikarenakan Syahfa harus mengusaikan pendidikan nya di Belanda.

Syahfa sudah berhasil menyelesaikan S2 dibidang Psikologi itu di Belanda. Nama yang sudah terdapat embel-embel dibelakang nya.

Penampilan Syahfa jauh lebih beda dari sebelumnya. Perawakan yang terlihat lebih dewasa dan elegant. Aura nya yang terlihat lebih cantik dan dewasa.

Syahfa menggeret koper dan beberapa perlengkapan lain dengan sendirinya. Sebelumnya Syahfa sengaja tak mengabari Aka bahwa dirinya akan landing hari ini. Perlu diketahui Aka yang terlebih dahulu pulang ke Indonesia.

Syahfa merogoh slinbag nya, meraih handphone mahal disana. Buru-buru Syahfa menelfon calon suaminya itu.

"Hallo, dengan calon suaminya Syahfa disini. Ada yang bisa saya bantu?" Sapa suara bariton itu dari seberang sana. Membuat senyuman Syahfa semakin melebar.

"Saya butuh bantuan nih pak, bisa jemput saya dibandara ga ya?" Ucap Syahfa.

"Waduh maaf ya, ga bisa deh kaya nya. Saya udah ada calon. Takutnya iman saya goyah nanti nya kalau jemput anda."

"Aaa Akaa!! Jangan main-main!! Cepetan jemput akuu, aku tau kamu udah kangen bangettt kann."

"Ga bisa fa, aku lagi ada kerjaan yang ga bisa ditinggal di kantor. Kamu pulang sendiri aja ya." Jawab Aka dengan nada bicara yang spontan berubah. Ucapan Aka itu mampu membuat senyuman Syahfa seketika memudar. Syahfa kira Aka hanya bercanda, ternyata tidak.

"Ohh iya gapapa kok, kamu selesai in aja dulu kerjaan kamu. Nanti kalau aku udah sampai rumah aku bakal telfon kamu lagi."

"Hmm, see." Aka langsung mematikan telfon itu sepihak.

Syahfa menatap layar ponsel itu sebelum ia memasukkan kembali ke dalam slinbag nya. Syahfa menghembuskan nafasnya panjang. "Gitu aja? Overthinking mode on sih kalau gini." Gumam nya dengan Ekspresi yang tadinya begitu senang mendadak murung seketika. Ekspektasi akan Aka menjemput nya ternyata salah.

Syahfa kembali mengeret koper nya, melangkah kan kaki nya untuk keluar dan mencari taksi.

Namun langkah Syahfa spontan terhenti. Saat matanya dapat melihat seorang pria berpakain formal dan rapi tengah berdiri tak jauh dari hadapan nya. Terlihat seseorang itu tengah menampilkan senyuman manisnya untuk Syahfa.

Syahfa terperangah, reflek senyuman mengembang terukir pada bibirnya. Aka yang berdiri disana spontan merentangkan tangannya lebar. Memberikan kode agar Syahfa memeluk nya. Sontak Syahfa langsung berlari menghampiri Aka dengan langkah lebarnya. Dengan cepat Syahfa memeluk tubuh Aka sangat erat, menyandarkan kepalanya pada dada Aka. "I miss you, Aka!" Ucap Syahfa didalam pelukan hangat itu.

Aka membalas pelukan tersebut, melingkarkan kedua tangannya pada punggung Syahfa. Mengusap punggung wanitanya dengan lembut dilanjutkan mencium pucuk kepala Syahfa. "Welcome Cinta nya Aka, Aku lebih kangen sama kamu fa dan Akhirnya rindu aku terobatin sekarang."

Syahfa memukul-mukul dada Aka pelan. "Kamu pembohong banget! Kata nya ga mau jemput aku! Ada kerjaan yang ga bisa ditinggalin, Aku udah overthinking duluan tauuu!!" Rutuk Syahfa.

AKASYACerita yang bikin terobses. Temukan sekarang