Tigasembilan🔥

95.9K 6.9K 545
                                        

Sulit mencintai seseorang yang hatinya masih ngestuck disatu orang.
•Zico•

🎀H A P P Y R E A D I N G🎀
let's enjoy


Zico akhirnya berhasil menemukan Keberadaan Syahfa. Gadis itu tengah berada pada lorong di dekat belakang sekolah. Tengah duduk sambil memeluk lutut nya. Menenggelam kan kepala nya disana. Terdengar isakan tangis histeris dari dirinya.

Zico mendekat kan jarak nya pada Syahfa. Menatap pilu Syahfa, tak peduli pelipis nya terdapat lebaman.

"Fa.." panggil Zico lembut.

"Lo ngapain disinii, Pergi Sana.." ucap Syahfa sambil terisak.

"Lo udah janji kan sama gue? Udah janji kan kalau gak bakal nangis dan sedih. Tapi Apa? Lo ngingkarin janji itu. Bahkan lo nangis lebih parah di depan mata gue, Fa. Gue gak mau liat lo kaya gini, Fa." Ucap Zico ikut berjongkok disamping Syahfa.

Reflek Syahfa mengangkat kepala nya. Dengan pipi yang sudah terbanjir oleh air mata. "Lo jahat! Lo jahat ko! Lo sama aja kaya mereka!" Syahfa mendorong dada Zico dengan sisa tenaga nya sehingga Zico sedikit terhuyung kebelakang.

"Kenapa lo bohongin gue? Padahal yang nolongin gue pas tenggelam itu Aka, bukan Lo! Kenapa Lo bohong Zicooo..." Syahfa memukul mukul tubuh Zico dengan tak berdaya.

"Dan kenapa lo ninggalin Raptor demi guee? Lo tau dengan cara Lo kaya gini bakal nambah masalah baru bagi gue dan juga lo.. Lo akan ikut dibully juga Zicoo.."

"Pliss Zico gue mohonnnnn sama looo, balik ke Raptor lagi yaa, Raptor lebih penting dari pada gue yang sampah dan gak berguna."

"Stoppp fa gue mohonn stopp." Ucap Zico menyangkal. "Gue Cinta sama lo, Fa!" Tekan Zico pada Syahfa. Sontak Syahfa tersentak mendengar kata-kata Zico barusan.

Syahfa tersenyum bak orang gila, hidupnya seakan akan stress sekarang. "Lo bercanda kan?"

"Gue serius!" Tekan Zico lagi tak main-main. Tak ada raut bercanda sedikit pun diwajah nya.

Syahfa kembali menangis. "Pliss Koo, gue mohon sama loo. Jangan bercandaaa gue udah hampir gilaa." Isak Syahfa.

Zico meraih kedua pundak Syahfa. "Dengerin gue baik-baik." Zico menatap mata Syahfa yang sedang menatap nya juga. "Dengan amat terpaksa gue ungkapin semua kebenaran ini disini. Lo tanya kenapa gue bohongin Lo? Padahal yang nolongin lo itu Aka bukan gue. Aka gak mau, dia gak mau sampai lo tau kalau dia yang nolongin Lo. Lo Bakal terus nempel-nempel dan kepedean sama dia. Lo bakal ke GR an nanti nya, dia bilang dia jijik liat tingkah lo kaya gitu. Itu yang dia bilang waktu dirumah sakit." Tutur Zico sejujur nya.

"Dan lo tanya kenapa gue ninggalin Raptor dan milih Lo? Gue gak kuat fa, gue gak tahan lagi liat lo disiksa terus, liat lo selalu dibully dan di caci. Gue sayang sama lo fa, gue gak mau orang yang gue sayang tersakiti. Cukup selama ini gue diam dan diam gue itu ada batasan nya. Lebih baik gue ninggalin mereka dan milih orang tulus kaya Lo. Dan sekarang mulai saat nya gue bakal jadi tameng dan garda terdepan buat Lo. Gue bakal selalu jagain Lo fa, gue bakal selalu ada buat Lo, kapan pun dan dimana pun itu." Perjelas Zico.

Syahfa semakin frustasi, Ia memegangi kepalanya yang sangat pusing dengan semua ini. "Tapi gue sayang Aka ko, gue cinta diaa." Ucapnya kembali terisak.

"Mencintai orang seperlunya jangan seutu hnya fa, karna dia akan seenaknya ketika dia tau kalau dirinya sangat diinginkan." Ucap Zico.

"Lo cuman bisa ngomong, Lo gak akan pernah ngerasain apa yang gue rasain!" Sentak Syahfa.

AKASYACerita yang bikin terobses. Temukan sekarang