51 | KALVA IN DANGER

1.4K 263 64
                                        

"Buat apa lo bawa gue ke puncak kebahagiaan kalau nyatanya pemberhentian terakhir kita itu di jurang perpisahan?"

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Buat apa lo bawa gue ke puncak kebahagiaan kalau nyatanya pemberhentian terakhir kita itu di jurang perpisahan?"

— Leona Daisy Aveeza

•••

"Mana temen lo, hah?!"

Daisy gemetaran ketika Kalva mendatanginya dengan wajah memerah penuh emosi. Lelaki itu tampak mengerikan seperti malaikat maut yang siap mencabut nyawanya. Entah apa yang Kalva inginkan dari Cherry, Daisy sama sekali tak tahu. Pun, gadis itu juga belum melihat batang hidung sahabatnya sedari tadi.

"E--enggak tau, Kak. Aku dari tadi sendirian. Belum ketemu Cherry," jawab Daisy terbata-bata karena gugup.

"Bohong!" tandas Kalva. "Lo pasti ngumpetin sahabat lo yang bangsat itu!"

"Astagfirullah, Kak! Demi Allah, aku enggak tau di mana Cherry. Dari tadi aku belum ketemu sama dia. Mungkin aja dia enggak datang hari ini karena kemarin dia bilang ke aku kalau nenek dia tiba-tiba jatuh sakit," ungkap Daisy jujur.

"Dan lo percaya gitu aja sama alibinya?" Kalva menaikkan satu alisnya.

Mendengar tuduhan Kalva, Daisy terpancing emosi. "Cherry enggak cuma beralibi! Dia enggak mungkin bohong untuk hal seserius itu!"

"Oh ya? Hmm ... agaknya lo belum terlalu kenal sama sahabat lo sendiri, ya? Gue jadi kasian sama lo. Selama ini kenal sama orang yang penuh dengan kepalsuan!" ucap Kalva dengan seringai di wajahnya.

PLAK!

Wajah Kalva tertoleh ke samping karena Daisy baru saja menamparnya dengan keras. Napas gadis itu memburu. Matanya memerah dan sedikit berair. Ia merasa begitu kesal dengan Kalva yang terus menjelekkan sahabatnya.

Memangnya Cherry punya salah apa sama Kalva? Daisy tak habis pikir.

"Jangan pernah kakak jelek-jelekin Cherry lagi di depan aku! Aku sebagai sahabatnya enggak terima!" desis Daisy marah.

"Sahabat? Lo masih anggap dia sahabat setelah semua yang dia lakuin di belakang lo? Wake up, Babe! Dia fake! Dia bermuka dua! Dia wanita ular!" tandas Kalva puas.

PLAK!

Sekali lagi, wajah Kalva tertoleh ke samping karena Daisy menamparnya untuk kedua kali.

"Tampar gue, Sy! Tampar gue sebanyak yang lo mau! Ayo tampar!" tantang Kalva.

"Kak! Lo bener-bener--"

"Cherry yang udah nyebarin video masa lalu Saras."

"A--apa?"

Tangan Daisy mengambang di udara, tak jadi menampar Kalva untuk ketiga kalinya. Kalimat yang keluar dari mulut lelaki itu telah mengambil seluruh kendali tubuhnya.

[✔] AKSARASSATempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang