28

92 10 2
                                        

Sunhee sedang menuju ke suatu tempat, sengaja ia memilih tempat yg tidak dijangkau oleh pandangan mata orang banyak.

"Duh, mana sih tu anak."

Tidak lama dari situ, seseorang juga berada di sana, menemui sunhee.

"Jaehyun, akhirnya lu Dateng."

Ternyata jaehyun, ia datang menemui sunhee setelah ia mendapatkan pesan dari sunhee.

"Apa yg pengen lu omongin."

"Jae, gua tau kalo gua salah, maafin gua. But please, tolong jangan kasih tau hal ini ke siapapun."

Jaehyun diam, ia tidak bereaksi.

"Tadi gua nyamperin Gahyun, gua mau baikan sama dia, gua udah coba buat ngomong baik-baik, tapi dia malah ngancem gua."

"Emang Gahyun bilang apa?"

"Dia bilang, kalo dia masih gak bisa maafin kesalahan gua, dan dia bakalan nyebarin berita itu kalo gua masih muncul di hadapan dia."

'ini yg bener nih si sunhee.' jaehyun masih belum bisa mempercayai sunhee sepenuhnya.

"Lu tau kan, keadaan gua sekarang gimana, dan parahnya lagi, papa gua kemaren masuk IGD karena penyakitnya kambuh, gua harus bisa bertahan disaat kayak gini, biaya rumah sakit itu kan gak kecil.." sunhee menunduk, meratapi nasibnya yg malang.

"Mungkin lu ngerasa jijik sama gua, its okay, tapi mau gimana lagi, kalo gak kayak gini, mungkin gua udah gak ada di hadapan lu sekarang."

"Sst, jangan bilang kayak gitu." Jaehyun menutup mulut sunhee dengan satu tangannya.

"Gua bakalan bilang ke Gahyun." Jaehyun meyakinkan sunhee.

"Sebenarnya gua juga ngerasa bersalah banget ke dia, ya tapi kalo dia mau nya gitu, ya gimana lagi, gua juga gak nyangka Gahyun bisa sejahat itu." Badan sunhee sedikit gemetar, air matanya mulai jatuh, ia memegangi rahangnya.

"Rahang lu kenapa?"

"Gakpapa kok.."

"Kenapa?"

"Ntar lu malah berantem sama Gahyun, gua yg gak enak?"

"Gahyun yg ngelakuin itu?"

Sunhee mengangguk, menyetujui ucapan jaehyun.

"Kok bisa dia sampe main fisik?"

Sunhee hanya menggeleng kan kepalanya.

"Yaudah, lu gak usah khawatir, gua bakal ngomong sama Gahyun."

Jaehyun pun pergi dan meninggalkan sunhee sendirian.

"Wah, bau-bau nya bakal ada perpecahan nih.." sudut bibir sunhee naik.

*****
Gahyun kini pergi, ia menuju halaman belakang sekolah, disana ada sebuah pohon, entah pohon apa itu, tapi cukup rindang, pas untuk menenangkan diri.

Ia sangat tidak menduga hal ini. Gahyun merasa, itu bukan dirinya, ia bahkan tidak pernah sekalipun menaikan nada bicaranya, sebisa mungkin ia menahan emosinya.

Namun kali ini, sudah keterlaluan, ia sudah tidak bisa menahan lagi.

Gahyun mematikan ponselnya, ia benar-benar tidak ingin diganggu. Ia memejamkan mata, sambil merasakan angin yg berhembus di bawah pohon.

*****
Jaehyun masih mengatur nafasnya, meredakan emosi.

"Biar gua cari Gahyun dulu." Soodam pergi.

Semua orang kembali ke aktifitas masing-masing. Tapi ketiga siswa itu masih terdiam disana.

"Jae, gua gak tau lu ngebet kesini buat berantem sama Gahyun." Younghoon mencoba membuka pembicaraan.

(before) Marriage || Lee Jaehyun (COMPLETED)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang