Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.

49

38 7 0
                                        

Setelah selesai makan, semuanya melanjutkan perjalanan.

Cukup jauh rupanya, butuh sekitar 1 jam untuk tiba di villa.

Namun pemandangan yg disajikan memang cukup membayar lelahnya. Dedaunan hijau di kanan dan kiri. Ada beberapa ternak yg sedang berada di sebuah Padang rumput yg sangat luas.

Lagu yg diputar melalui radio yg ada di mobil, lagu favorit Gahyun, dan tanpa ia sadari, ia juga ikut menyanyikan lagu melow itu. Dan juga jaehyun yg langsung menyesuaikan nada.

"Wow apa ini? harmonisasi nya..." Soodam kaget sekaligus kagum.

Seketika Gahyun dan jaehyun langsung terdiam. Keduanya berhenti bernyanyi secara bersamaan setelah soodam bilang begitu.

"Loh, pada berhenti? Lanjut dong. Suara kalian tuh bagus kalo disatuin." Hyungseo yg sedikit mengerti soal musik.

"Mendingan denger versi originalnya aja kali ya."

"Oy, lu chat younghoon dong, tanyain SPBU Deket sini ada gak?" Jaehyun lupa mengisi bensin sebelum pergi mungkin.

Sekitar 5 menit setelah itu.

"Ada katanya, tuh lu ikutin dia aja."

Mobil younghoon yg dari tadi memang posisinya sudah berada di depan menghidupkan lampu sen nya yg sebelah kiri. Dan masuk ke SPBU.

Antrian kendaraannya lumayan panjang tapi tidak terlalu ramai juga.

"Duh, gua mau ke toilet dulu ya, tungguin!" Soodam tiba-tiba kebelet buang air.

"Ehh, ada minimarket ya disini? Gua mau beli kopi dulu ya, mau nitip gak?" Hyungseo juga ingin keluar dari mobil.

"Enggak deh gua."

"Gua juga."

Tinggal Gahyun dan jaehyun yg berada di dalam mobil itu. Radio masih terputar, tapi tidak ada percakapan disana.

Gahyun duduk tepat di belakang kursi penumpang yg ada di sebelah kursi supir, dan jaehyun saat ini sedang menyetir.

"Lu gak nyaman kalo ada gayoung ya?" Jaehyun memberanikan diri untuk bertanya.

"Hah? Kenapa nanya gitu?"

"Gua liat, tiap kali ada dia, kayaknya lu agak gimana gitu, gua ajak ngomong dijawab seadanya."

"Enggak ah, biasa aja gua mah."

"Tadi pagi, dia telepon gua, dia tau kalo kita mau berangkat dari rumah younghoon. Alasannya dia mau nganter barangnya younghoon, jadi dia minta jemput gua, yaudah, gua pikir sekalian jalan kan, gua jemput deh dia." Tiba-tiba jaehyun menjelaskan hal yg sebenarnya tidak perlu ia beritahu secara detail seperti itu.

"Ya udah, kenapa lu jelasin ke detail gitu. Biasa aja kali.."

Soodam dan hyungseo masih belum selesai dengan urusan diluar mobilnya.

Mobil jaehyun sudah terisi, jadi mereka menunggu hyungseo dan soodam.

"Jae, lu bebas kali mau temenan sama siapa aja kan? Emang gua nya aja yg gak jelas." Gahyun mulai menyadari, sebetulnya ia tidak mempunyai hak apapun untuk mengatur jaehyun, kan?

"Iya." Jaehyun menghadap ke arah bangku belakang.

"Lu majuan deh."

"Hah?" Dari duduk bersender, Gahyun tertegak dan mencoba memahami maksud jaehyun.

Lalu jaehyun mencubit pipi Gahyun yg terhimpit oleh bantal leher.

"Lagi! Ahhh elu maahh!! Jangan cubit pipi guaaaa!!" Gahyun memukuli jaehyun menggunakan bantal leher yg ia pakai.

(before) Marriage || Lee Jaehyun (COMPLETED)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang