Menjelang ujian akhir, sifat ambisius beberapa anak bermunculan, tidak banyak yg menambah jam belajar dengan mengikuti berbagai macam kursus, rela pulang larut malam demi belajar dan menggapai tujuan mereka.
Namun, tidak sedikit juga yg pasrah akan keadaan, tidak ada gairah sedikit pun untuk lulus dengan memuaskan, 'yg penting lulus' itu konsep yg ada dipikiran mereka.
Gahyun termasuk ke dalam kategori yg ambis, bagaimana tidak, dalam seminggu, 5 hari full dia ikut salah satu bimbingan belajar di dekat sekolah, dan di akhir pekan, ia memilih untuk belajar sendiri di rumah.
"Anak-anak, Minggu depan kalian sudah mulai ujian akhir, ibu yakin kalian pasti sudah mempersiapkan semua nya dengan baik, yg paling penting jangan lupa berdoa.."
Tepat setelah nya bel istirahat berbunyi.
"Oke, sampai sini aja untuk hari ini, silahkan istirahat."
Hah, semua murid meregangkan otot, dan beranjak dari tempat duduk.
Tinggal beberapa hari lagi, lalu bertempur, dan setelah itu mereka semua akan bebas dari semua hal yg membosankan di kelas.
Gahyun membuka handphone, hanya sekedar mampir ke sosial media nya.
Isi akun Instagram Gahyun seimbang, ia mengikuti banyak jenis akun, mulai dari entertaint sampai akun gosip, semua ada.
"Ga.. lu udah nyiapin dress buat prom night?" Soodam menghentikan aktivitas Gahyun.
"Ehm, gua belum ada nyiapin sih, gua juga masih bingung, i have no idea banget." Jujur Gahyun belum menentukan apapun itu soal dress nya.
"Masih lama juga kan? 3 Minggu lagi.."
Soodam, ia sedang mengerjakan sesuatu disana, belakangan ini ia mendadak rajin, mengerjakan soal-soal latihan, nonton video pembelajaran.
"Mau keluar gak? Hirup udara segar.. kasian otak lu." Gahyun berdiri dan mengajak soodam untuk keluar kelas.
"Mau kemana?" Soodam masih dengan buku-buku nya.
"Ke rooftop yuk. Gua ada Bawak sus kering di kasih mama."
"Let's go!!" Soodam menutup buku nya dan bangkit.
Keduanya langsung menuju rooftop, tanpa basa-basi lagi.
Dan disaat mereka berada ditangga menuju rooftop, mereka bertemu dengan jaehyun. Nampaknya ia juga baru turun dari rooftop.
"Heh! Lu abis ngebolos ya.. susah ya ngomongin elu, udah mau ujian masih aja bolos, lu nih mau jadi apa-" belum selesai Gahyun ngomel, jaehyun langsung menutup mulut Gahyun.
"Lu gak capek ngomelin gua Mulu? Gua udah siap kok buat ujiannya."
Jaehyun lalu berjalan melewati mereka.
"Agak aneh tu anak.."
Gahyun hanya menatap punggung jaehyun sampai ia menghilang setelah berbelok.
"Ehh, yaudah, yuk lah.."
*****
Sebenarnya otak Gahyun sekarang dipenuhi juga oleh beberapa pertanyaan, yg sampai saat ini ia juga masih bingung, apakah ia layak untuk menanyakan hal itu.
Ini semua tentang perasaan.
Kenapa disaat seperti ini, antara masa depan dan perasaan, mana yg harus didahulukan?
Mencoba fokus dengan apa yg akan ia gapai adalah salah satu cara agar pikirannya tidak mudah terbagi.
Disana Gahyun duduk, disebuah cafe kecil. Membaca novel yg sedikit lagi hampir tamat.
KAMU SEDANG MEMBACA
(before) Marriage || Lee Jaehyun (COMPLETED)
FanfictionDisini awal mula mereka bertemu, ini bukan cinta pertama, namun ini akan jadi yg terakhir. Kedua insan tersebut sama-sama tidak mengetahui, takdir apa yg sudah menunggu mereka di masa depan. Perdebatan bukan lagi hal asing diantara mereka berdua, na...
