Hari yg baru lagi kini akan segera dimulai, seperti biasa, setelah bersiap dengan seragam dan tasnya, Gahyun turun ke bawah untuk sarapan.
Pemandangan baru di meja makan hari ini, tidak hanya papa, ada juyeon juga disana.
Gahyun duduk di kursinya, ia mengambil beberapa lembar roti, dan mengoleskannya dengan selai coklat.
Papa nampaknya sudah beres dengan sarapannya, kini ia beranjak dan memanaskan mesin mobil nya.
"Adek.. kenapa semalem telepon.." juyeon berbicara dengan pelan kepada Gahyun.
"Oh,, itu..." Gahyun berpikir kembali.
"Enggak, gak ada apa-apa kok."
Gahyun dan juyeon melanjutkan sarapannya.
*****
Gahyun berjalan menyusuri jalan dari gerbang menuju ke kelasnya.
Ada yg berbeda dari gadis periang itu hari ini, ia nampak sedikit murung, dan tidak menunjukkan senyumannya kepada beberapa teman yg melewati nya.
Bahkan caranya berjalan pun berbeda, kaki nya agak berat untuk melangkah.
"Heo Gahyun.." seorang guru memanggil Gahyun.
"Iya Bu.."
"Ibu titip ini ya buat soodam, bilang sama dia ibu udah coret beberapa yg harus di revisi." Ternyata itu pembina OSIS.
"Ohh iya baik Bu, nanti saya sampaikan ke soodam, kalo gitu saya permisi."
Gahyun kembali berjalan menuju ke kelas.
Sesampainya di kelas, semua nampak seperti biasanya, dan soodam sudah berada di meja nya.
"Soo.. nih ada revisi proposal dari pembina lu.."
"Hah? Revisi lagi?? Ya Tuhan.." soodam lelah dengan semua revisi an nya..
"Sabar yaaa.. Ntar gua bantu deh.."
"Hmm..."
Beberapa menit kemudian kelas sudah dimulai.
*****
Saat jam istirahat, jaehyun dan teman-teman nya sedang asyik ngobrol bareng.
"Bagaimana dengan kisah asmara sobat kita ini.." jaehyun mencoba untuk menggoda younghoon yg sedang tidak mood.
"Nampaknya hari ini sedang ada masalah bung.."
"Apaan sih Hoon, tumbenan banget lu serius soal cinta.. biasanya walaupun cewek lu ngilang atau apalah, lu bakalan biasa aja."
Younghoon masih terdiam, ia menaruh kepala di atas meja.
"Woy.. yaelah.. beneran lagi galau lu?"
"Berisik banget sih lu pada! Gua lagi pusing nih. Kepala gua muter-muter dari tadi, bukan galau soal cinta!"
Younghoon memang sering begitu, kepala nya suka pusing tiba-tiba, tapi dia juga belum diberitahu apa penyebabnya.
"Ya ampun, lu bawa obat lu gak?"
"Ehh... Ada sih.. tapi perut gua masih kosong.."
Hyungseo mengeluarkan sebuah kotak makan dari laci mejanya.
"Nih.. abisin. Buat lu aja."
"Ehh anak bulan, lu juga kok tumbenan bawa bekal?" Jaehyun ini penasaran namun kurang ajar.
"Ini tadi di bawain sama soodam.."
"Idih gua curiga ada sesuatu antara lu dan soodam.." jaehyun tidak ada habisnya dengan rasa penasarannya.
KAMU SEDANG MEMBACA
(before) Marriage || Lee Jaehyun (COMPLETED)
FanfictionDisini awal mula mereka bertemu, ini bukan cinta pertama, namun ini akan jadi yg terakhir. Kedua insan tersebut sama-sama tidak mengetahui, takdir apa yg sudah menunggu mereka di masa depan. Perdebatan bukan lagi hal asing diantara mereka berdua, na...
