37| Dua tamparan dari Jaehyun

161 41 30
                                        

[Kalau ada typo mohon dikoreksi]

-Mom's Struggle-

"Hai Jeno, Minjeong!" Sapa Eunwoo ketika tak sengaja melewati Chaeyeon yang baru saja datang setelah menjemput kedua anaknya.

"Halo paman!"

"Gimana kabar hari ini?"

"Minjeong baik paman! Semenjak pindah, aku gak pernah diganggu lagi dan sekarang Minjeong punya banyak teman!"

"Syukurlah. Kalau Jeno gimana?"

"Jeno masuk UKS untuk kesekian kalinya paman."

"Lho? Perutnya mulai kerasa sakit lagi ya?"

"Tapi udah gak apa-apa. Kata bunda, Jeno cuma perlu istirahat. Jadi sekarang, Jeno mau ke ruangannya Haechan untuk healing."

"Kenapa gak istirahat diruangan bunda aja? Disana kan ada brankar. Kamu bisa baring-baring disana."

"Gak mau. Bunda bilang kalau sebuah kebahagiaan bisa membuat seseorang merasa lebih baik, karena bermain dengan Haechan bisa membuat Jeno bahagia, jadi Jeno harus ke ruangannya sekarang. Iya kan Bun?"

Chaeyeon hanya mengangguk. Masih merasa kesal pada Eunwoo yang bagaimana bisa terlihat biasa saja ketika Miyeon hampir keguguran waktu itu.

"Eunwoo-ssi." Ia kembali dalam mode formal.

"Hm?" Eunwoo memiringkan kepalanya, bingung. "Kau menggunakan bahasa baku lagi."

"Bisa kita bicara?"

"Tentu. Ingin mengobrol dimana?"

"Ruanganmu aja."

"Baiklah." Eunwoo berjalan lebih dulu. Sementara Chaeyeon menginstruksi kedua anaknya untuk datang keruangan Haechan.

Setelah Jeno dan Minjeong pamit, ia pun menyusul lelaki yang ingin ia berikan seribu pertanyaan untuk mendapatkan penjelasan.

Seharusnya Chaeyeon tak langsung percaya ketika Eunwoo mengatakan bahwa hubungannya dengan Miyeon hanyalah teman lama. Nyatanya dia memiliki hubungan lebih dari itu.

"Silahkan duduk." Titah Eunwoo.

Ruangan Direktur memang luar biasa. Bukan hanya besar, didalamnya terdapat beberapa peralatan seperti lemari arsip, mesin kopi dan kulkas. Jangan lupa sofa dan meja ditengah ruangan, serta alat-alat kedokteran yang lengkap.

"Kenapa? Kau takjub? Mau jadi direktur juga?" Tanya lelaki itu yang menotice pandangan kagum Chaeyeon yang menyapu bersih ruangan ini.

"Jangan bercanda."

"Oh, oke." Eunwoo berdehem. "Jadi?"

"Aku bingung, kenapa kau bisa sesantai ini."

"Dalam hal apa?"

"Kenapa kau gak bilang kalau anak yang dikandung Miyeon waktu itu adalah buah hati kalian?"

"Aku pikir kau gak perlu tahu. Masalahku itu menjadi urusanku."

"Tapi kau selalu mau tahu masalahku!"

"Karena kau perempuan!"

"Terus bagaimana dengan Miyeon? Dia juga perempuan. Sesama wanita, aku bisa ngerasain apa yang dia rasakan, Woo."

"Kau gak ngerti! Dia gak selemah dirimu. Miyeon adalah wanita licik, dia itu gak perlu dikasihani."

"Bisa-bisanya kamu ngerendahin perempuan?!"

"Aku bukan ngerendahin Chaey, tapi memang benar adanya dia begitu."

"Terus gimana bisa kamu biasa aja waktu terjadi sesuatu sama Miyeon?"

Mom's Struggle [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang