(Belum di revisi)
Apa yang kalian pikirkan tentang Rumah
sakit jiwa mungkin kalian pikir itu adalah tempat penampungan orang gila? Iya itu benar aku gak nyalahin kok pemikiran kalian tentang rumah sakit jiwa tapi gak semua orang yang ada di rumah...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
MAAF JiKA MASIH BANYAK TYPO YANG BERTEBARAN AUTHOR AKAN MEMPERBAIKI NYA JIKA SUDAH FINISH ATAU END⚠️
》》》》》》》》《《《《《《《《《
"Bisa diem gak tangan nya" Natta yang kesal mencoba menarik tangan Al yang berada di dalam baju nya.
"Gak" jawab Al enteng tangan nya masih mengelus pinggul Natta dari dalam.
"Al jangan aneh aneh ya kita belum nikah" Natta merubah posisinya menjadi duduk dan merapikan sedikit baju nya yang tadi di buat berantakan oleh Al.
"Ya kan cuma nyusu bukan ngejebol"
"Ayo, gue mau nih" Al menarik tangan Natta agar gadis itu kembali ke posisi berbaring nya.
"Diem Al" Natta berusaha menyingkirkan tangan Al yang menarik pundak dan tangan untuk kembali berbaring.
"Pelit lo" Al membalik tubuh nya karena merasa kesal dengan Natta.
Gadis itu membiarkan Al marah pada nya ia bangkit dan pergi ke kamar mandi untuk memakai serangkaian produk scin care nya karena tadi ia lupa menggunakan nya.
"Deero lo keluar dong bujuk Arna" Al membuka komunikasi untuk mereka bertiga.
"Masa gue sih" ucap Deero kesal mana mau ia meminta hal itu pada Natta bisa bisa kena semprot.
"Lo mau juga kan"
"Iya sih, tapi jangan gue Raska aja" Deero juga lelaki normal mana mungkin ia menolak jika di berikan hal seperti itu.
"Enggak ah lo aja"
"Awas ya Kalo dapet gue bakal tutup peluang lo berdua buat ikut ngerasain" ucap Deero mengancam.
"Anjing jangan gitu dong" ucap Raska tidak terima.
"Gue lagi itu udah pernah minta tapi gak di kasih" lanjut Raska.
"Gue tadi juga udah minta"
"Lo kan belom, sekaranggiliran lo yang minta"
"Anjing lo berdua" andaikan mereka semua mempunyai tubuh masing masing sudah di pastikan Deero akan memukul ke dua nya tidak peduli jika dirinya yang paling muda.
"Yang sopan gue lebih tua dari lo ya"
"Gue juga"
Al memejamkan mata nya setelah itu Deero yang mengambil alih tubuh Raska, memang kurang ajar kedua nya mentang mentang ia yang paling muda mereka bisa seenak nya.